Menu

Items filtered by date: Monday, 02 July 2018

Klarifikasi Entry Data Kelurahan Marga Mulya

BEKASI TIMUR – KPU Kota Bekasi menyampaikan klarifikasi terkait kesalahan data hasil perolehan suara Pilgub Jawa Barat 2018 di Kelurahan Marga Mulya, Bekasi Utara, yang telah beredar di social media.

Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni mengatakan, data yang muncul di media social itu terjadi lantaran adanya, kesalahan dalam memasukan/entry data oleh operator Situng.

“Data itu hanya kesalahan entry data saja antara, data DPT dengan data perolehan pengguna hak suara dan sebaliknya,” kata Nurul, Senin (2/7/2018).

“Jadi, kalaupun di Kroscek langsung dari hasil scan C-1 juga sudah bisa kelihatan data sebenarnya,” sambung Nurul.

Untuk diketahui, total Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kelurahan Marga Mulya tercatat, sebanyak 12.724 pemilih. Sedangkan, warga yang menggunakan hak pilihnya, sebanyak 10.006 pemilih. (Tim)

 

Read more...

Penetapan Pemenang Pilwalkot Bekasi 9 Juli

BEKASI TIMUR- Sejumlah warga Kota Bekasi yang baru saja memilih calon pemimpinnya untuk periode lima tahun kedepan atau periode 2018-2023, sudah tak sabar untuk mengetahui hasil Pilkada serentak 2018 kemarin.

 

Untuk diketahui, dalam pertarungan Pilkada serentak 2018 di Pilwalkot Bekasi diikuti oleh dua pasangan calon (paslon) yakni, paslon petahana Rahmat Effendi-Tri Adhianto dan Nur Supriyanto-Adhi Firdaus. 

 

Adapun dari hasil hitung cepat sejumlah Lembaga Survey sepakat, jika paslon petahana lebih unggul dalam perolehan suara.

 

Namun demikian, hasil hitung cepat itu tidak bisa menjadi akhir dari pertarungan antara dua paslon tersebut sebab, hanya hasil dari KPU Kota Bekasi selaku penyelengara yang dapat menentukannya. Untuk itu, wajib bersabar.

 

"Kami bekerja sesuai dengan jadwal tahapan yang sudah ditetapkan. Jadi, harap bersabar untuk mendapatkan hasil siapa yang menang," ujar Komisioner KPU Kota Bekasi Kanti Prajogo, Senin (2/7/2018).

 

Menurut Kanti, sesuai jadwal dari tahapan Pilkada Serentak 2018 hingga kini, pihaknya masih menunggu proses rekapitulasi penghitungan suara di tingkat PPK sampai tanggal 4 Juli nanti.

 

"Hasil rekapitulasi suara itu akan diserahkan ke KPU, setelah dilakukan rapat pleno di tingkat PPK. Apakah itu hasil?, tidak. Sebab, KPU juga melakukan rekapitulasi lagi nantinya," jelas Kanti.

 

Untuk proses rekapitulasi suara ini, diakui Kanti, pihaknya akan melakukan secara manual, atau menghitung surat suara yang ada. Dan setelah selesai baru bisa ditetapkan pasangan calon yang menjadi pemenang dalam Pilkada serentak 2018.

 

"Jadi, jika tidak ada gugatan terhadap hasil ini ke MK maka, KPU sudah bisa menetapkan paslon yang memenangkan Pilkada serentak 2018, pada 9-10 Juli 2018," tutur Kanti.

 

Kanti menambahkan, terkait rekapitulasi data perolehan suara paslon di Pilkada serentak 2018 ini, pihaknya mengadakan proses penghitungan secara real count melalui, entri data perolehan suara dengan cara memindai (scan) data yang model C dan C1-KWK (hasil seluruh TPS).

 

"Real count ini dilakukan oleh 40 operator silon. Dan hasilnya bisa langsung dilihat di web resmi KPU RI yakni, infopemilu.kpu.go.id," tambah Kanti. (Tim)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.