Menu

Items filtered by date: Tuesday, 17 April 2018

KPU Bakal Sosialsiasi Pilkada Serentak Di Lokasi Mudik

BEKASI TIMUR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi meminta KPU RI berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat berkaitan dengan jadwal pencoblosan pada 27 Juni mendatang. Pasalnya, agenda pencoblosan sangat berdekatan dengan waktu libur panjang Idul Fitri. 

Komsioner KPU Kota Bekasi Syafrudin khawatir pelaksanaan Pilwalkot Bekasi akan mengalami penurunan animo masyarakat untuk datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Pasalnya, waktu pencoblosan diprediksi tidak diikuti oleh sebagian masyarakat yang tengah menjalani mudik lebaran. Karena itu, lembaganya meminta ada perubahan libur."Sudah kami ajukan ke KPU RI, seperti rekomendasi perubahan jadwal libur," ujar Syafrudin.

Perubahan jadwal libur panjang yang dimaksud Syafrudin, pergantian dengan memperpanjang agenda libur sebelum perayaan Idul Fitri. Sementara, pasca Idul Fitri diperpendek. Dengan rekayasa itu, masyarakat Kota Bekasi yang tengah pulang kampung memiliki rencana waktu luang untuk mendatangi TPS.

Syafrudin menjelaskan pelaksanaan pencoblosan kali ini menjadi tantangan tersendiri. Terlebih, KPU Kota Bekasi menargetkan partisipasi publik mencapai 70 persen. Target ini cukup tinggi mengingat partisipasi masyarakat Kota Bekasi pada pesta demokrasi sebelumnya cukup lesu.

Pada Pilwalkot Bekasi 2012, partisipasi hanya mencapai 49 persen. Pilgub Jawa Barat 2013 mencapai 43 persen. Pileg 2014 tembus 68 persen, dan Pilpres 2014 mencapai 60 persen. "Kami targetkan 70 persen bisa tembus," tegas dia.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bekasi Icu Asmara Sandi mengatakan lembaganya akan menyosialisasikan Pilwalkot Bekasi di lokasi mudik. Mulai dari Stasiun Bekasi hingga Terminal Induk Kota Bekasi. Sosialisasi ini agar masyarakat yang akan pulang kampung mengingat pelaksanaan Pilwalkot Bekasi 2018."Supaya mereka tidak lupa jika setelah libur panjang ada Pilwalkot Bekasi," katanya. (tim)

Read more...

TPS Harus Didirikan Di Permukaan Tanah Rata

BEKASI SELATAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi memastikan, akan memasilitasi seluruh warga Kota Bekasi mendapatkan hak pilihnya dengan baik, tanpa terkecuali bagi warga penyandang disabilitas.

 

Komisioner KPU Kota Bekasi divisi Sosialisasi dan SDM Nurul Sumarheni mengatakan, KPU Kota Bekasi akan menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang mudah di jangkau. Sehingga, bagi warga disabilitas bisa mudah menggunakan hak suaranya.

 

 

"Sesuai arahan KPU pusat seluruh TPS wajib di bangun diatas permukaan tanah yang rata,  untuk bisa dilalui penyandang disabilitas  dengan kursi roda, " ujar Nurul, Selasa (17/4).

 

Dengan demikian, kata Nurul, kewajiban ini tidak terkecuali untuk TPS yang memang tidak ada penyandang disabilitas. Sebab, bisa saja ada penyandang disabilitas pindah TPS dari tempatnya memilih ke TPS lain. "Jadi, tidak ada pengecualian, seluruh TPS di Kota Bekasi harus dibangun di permukaan yang rata," tegas Nurul.

 

Lebih jauh diakui Nurul, guna memastikan para penyandang disabilitas ini terlayani dengan baik nantinya. KPU Kota Bekasi, lanjut Nurul, memperbolehkan pemilih penyandang disabilitas menggunakan pendamping untuk memandu mereka menggunakan hak pilihnya, tapi dilarang mempengaruhi pilihannya. 

 

"Dan diperbolehkan juga, kalau memang memiliki pendamping sendiri dari keluarganya bahkan, oranglain yang tidak memiliki hubungan keluarga asalkan dengan syarat memiliki formulir C3, tapi tetap dilarang mempengaruhi suara," terang Nurul.

Seperti diketahui juga, ada langkah lain yang disiapkan KPU dalam melayani pemilih penyandang disabilitas khususnya, bagi tunanetra yakni, dengan menyiapkan surat suara khusus sehingga mereka pun bisa menggunakan hak suaranya.

 

"Kami harapkan, dengan langkah yang sudah dilakukan KPU ini masyarakat khususnya, penyandang disabilitas dapat menggunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS. Jadi, ayo datang ke TPS dan gunakan hak pilih anda, Jangan sampai Golput," tutup Nurul. (Tim)

 

 

 

 

 

 

 

Read more...

KPU Bangun Kesadaran Politik Bagi Penyandang Disabilitas

BEKASI SELATAN- KPU Kota Bekasi kembali menggelar Sosialisasi dan tatap muka kepada warga berkebutuhan khusus dan disabilitas di RM Margajaya, Bekasi Selatan, Selasa (17/4/2018) pagi. 

 

Tujuan dari kegiatan ini, guna membangun kesadaran politik dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih di Pilgub Jawa Barat dan Pilwalkot Bekasi, pada Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang.

 

Dua Komisioner KPU Kota Bekasi Yayah Nahdiyah dan Nurul Sumarheni ditunjuk menjadi narasumber untuk memberikan materi mengenai, proses pemungutan, perhitungan dan rekapitulasi.

 

Selain itu juga, tatacara dan teknis pemungutan suara bagi warga berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas, pada hari H pelaksanaan Pilkada serentak 27 Juni 2018 mendatang.

 

Tak puas hanya sebatas memberikan materinya, KPU Kota Bekasi pun sengaja mengajak para peserta ini nonton bareng video sosialisasi terkait, materi-materi yang telah disampaikan sebelumnya. 

 

Bahkan, agar para peserta ini bisa benar-benar paham dan mengerti apa yang disampaikan oleh KPU dalam kegiatannya, mereka pun diajak untuk melakukan simulasi pemungutan suara.

 

"Jadi sesuai komitmen KPU yakni, memastikan seluruh masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya, terlayani dengan sebaik-baiknya. Terutama, bagi pemilih berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas," ujar Nurul.

 

"Dan salah satu arahan dari KPU pusat, guna untuk memastikan para penyandang disabilitas khususnya, yang menggunakan kursi roda terlayani seluruh TPS harus dibangun diatas permukaan yang rata agar bisa dilaluinya. Terlepas dari alat bantu bagi tunanetra, dan juga petugas pendamping," terang Nurul usai kegiatan.

 

Dengan demikian, diakui Nurul, setelah komitmen KPU, selaku penyelenggara melakukan sejumlah langkah untuk para pemilih terlayani diharapkan, masyarakat pun bisa berkomitmen untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya, pada 27 Juni 2018 mendatang.

"Kami harap khususnya, para peserta sosialisasi siap komitmen gunakan hak pilihnya dengan datang ke TPS masing-masing.  Jangan golput, dan tolak segala jenis politik uang atau imingi-iming dari siapapun," tandas Nurul. (Tim)

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.