Menu

Items filtered by date: Wednesday, 14 March 2018

KPU Minta APK Tidak Dipasang Disembarang Tempat

BEKASI  SELATAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, mengultimatum tim sukses (timses) pasangan calon (Paslon) kepala daerah 2018, untuk tidak memasang Alat Peraga Kamapanye (APK) di sembarang tempat, sebab KPU sudah memetakan titik yang boleh dipasangi APK.

 

 

Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialisasi dan SDM, Nurul Sumarhaeni, mengatakan penentuan lokasi tersebut merupakan hasil dari pemetaan di lapangan. Agar mengetahuinya, KPU sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada tiap-tiap tim kampanye paslon.

 

 

"Penetapan sudah jauh-jauh hari. Jadi tidak ada alasan lagi kalau tim kampanye salah loksi saat masang APK," kata Nurul saat ditemui di Kantor KPU Kota Bekasi, Rabu (14/3/2018).

 

 

Penentuan titik pemasangan APS tersebut, kata Nurul, merupakan upaya untuk menjaga nilai etika dan estetika agar tidak mengganggu keindahan kota. Tim kampanye hanya diperbolehkan memasang 1 Baliho dan 1 Spanduk di lokasi yang sudah ditentukan.

 

 

Sebab sampai saat ini, kendati KPU bersama Panwaslu sudah melakukan penertiban APK di banyak titik, tetapi keesokan harinya ada lagi APK baru yang terpasang di titik yang tidak semestinya.

 

 

"Makanya kita atur. Untuk masing-masing lokasi bisa digunakan bersama-sama. Apabila sudah penuh bisa mencari lokasi lain, tanpa harus saling serobot. Tetap jaga kondusifitas selama kampanye," tuturnya.

 

 

Sejauh ini, meski lokasi pemasangan sudah ditentukan. Namun, masih saja ada yang memasang APK sembarangan, misalnya di tiang listrik atau dipaku ke batang pohon yang sudah jelas-jelas akan merusak objek yang ditempeli. (Tim)

 

 

 

Read more...

DPS Pilkada Serentak Ditetapkan 16 Maret

BEKASI TIMUR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi tengah mempersipakan penetapan Daftar Pemilih Sementara  (DPS) setelah usai melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) ke rumah-rumah warga.

 

"Penetapan jumlah DPS ditetapkan pada tanggal 16 Maret," kata Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Sosialiasi dan SDM, Nurul Sumarhaeni.

 

Nurul menjelaskan, hasil dari Coklit oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah di rekap oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Bekasi.

 

"Hasil coklit masih di rekap oleh PPK menjadi Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP), tanggal 16 baru kita tetapkan menjadi DPS," ujar Nurul.

 

Selanjutnya, kata Nurul, terdapat penyampaian DPS kepada PPS pada tanggal 17-23 Maret. Kemudian, pengumuman dan tanggapan masyarakat terhadap DPS pada 24 Maret-3 April.

 

Sementara itu, terdapat perbaikan DPS pada tanggal 3-7 April, dilanjtkan rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat kelurahan dan penyampaiannya beserta DPS hasil perbaikan kepada PPK pada 8-10 April.

 

Rekapitulasi hasil perbaikan tingkat kecamatan/kelurahan dan penyampaiannya kepada KPU/KIP Kota Bekasi pada 11-12 April.Kemudian, rekapitulasi DPS hasil perbaikan tingkat kota untuk ditetapkan sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada, 13-19 April.

 

Penyampaian DPT kepada PPS pada, 20-29 April. Rekapitulasi DPT tingkat provinsi 20-21 April hingga pengumuman DPT oleh PPS pada, 29 April-27 Juni.

 

Nurul memproyeksikan, jumlah DPS atau hingga DPT di Pilkada Kota Bekasi berkisar hanya 1,6 juta orang. Jumlah itu menurun dibandigkan dengan Pilkada tahun 2013 silam, yaitu mencapai 1,7 juta orang.

 

"Soalnya, hasil Coklit banyak penduduk yang meninggal dunia dan pindah tetap, diproyekikan jumlah DPS/DPT sekitar 1,6 juta orang," tandas Nurul. (Tim)

 

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.