Menu

Items filtered by date: Tuesday, 09 January 2018

KPU Berharap Sisa Anggaran Pilkada Segera Cair

BEKASI-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi berharap agar sisa alokasi anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 sebanyak Rp38 miliar segera cair. Pasalnya, anggaran tersebut akan digunakan untuk biaya tes kesehatan narkoba dan psikologis terhadap bakal pasangan calon (Bapaslon) yang telah mendaftarkan diri.

"Pada tahun 2017, anggaran yang telah terserap sebesar Rp4,7 miliar dari Artinya di tahun ini harus cair anggaran sebesar Rp38 miliar," kata Komisioner KPU Divisi Umum, Keuangan dan Logistik, Kanti Prayogo, Selasa (9/1).

"Tenggat waktu saat ini adalah tes kesehatan dan psikologis Bapaslon, semuanya membutuhkan anggaran untuk pihak ketiga seperti rumah sakit, Ikatan Dokter Indoesia (IDI) dan Badan Narkotika Nasional (BNN)," sambungnya.

Kanti berharap betul agar Pemerintah Kota Bekasi melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dapat segera mencairkan dana Pilkada 2018. “Karena saat itu disepakati pada pergantian tahun 2017-2018, dana hibah sebesar Rp38 miliar itu dapat langsung cair untuk mengisi kegiatan lainnya dalam tahapan Pilkada serentak 2018," ujar dia.

Kalaupun terlambat, KPU Kota Bekasi meminta agar Pemerintah Kota Bekasi dapat menyetujui pos anggaran perseorangan sebesar Rp1,5 miliar yang tidak terpakai agar dapat digunakan untuk anggaran kegiatan lain. KPU Kota Bekasi sendiri sudah mengajukan hal tersebut ke Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

"Kami sudah memberikan laporan, karena dalam NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) kita diatur perubahan terhadap penggunaan harus melapor kepada pemerintah kota," tutur Kanti.

Karenanya, KPU Kota Bekasi berharap agar sisa dana untuk penggunaan tahapan Pilkada serentak 2018 itu dapat segera dicairkan. Soalnya, masih banyak kegiatan yang akan dilakukan oleh KPU.

"Masih banyak kegiatan yang membutuhkan dana alokasi cukup besar seperti pengadaan, kampanye, pemutakhiran data pemilih, honor PPS dan KPPS," tandasnya. (Tim)

Read more...

Pendaftar Menumpuk Di Hari Terakhir

BEKASI TIMUR – Pendaftaran calon walikota dan wakillikota  di Kantor KPU Kota Bekasi, bakal menumpuk di hari kedua.Pasalnya, hingga hari kedua pendaftaran belum ada satu pun pasangan bakal calon yang mendaftar.

 

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, mengaku sudah mendapatkan kabar dari dua penghubung partai politik yakni Partai Keadilan Sejahtera yang berkoalisi dengan Partai Gerindra dan Partai Golkar yang akan berkoalisi dengan Partai Demokrat.

 

"Tim penghubung dari Partai PKS-Gerindra menyatakan akan melakukan pendaftaran pada hari terakhir, Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 23.00 WIB. Sementara Partai Golkar-Demokrat pada pukul 22.00 WIB," kata Ucu, Selasa (9/1/2018).

 

Pendaftaran di last minutes, kata Ucu, tidak menjadi masalah bagi KPU Kota Bekasi. Soalnya, lembaganya pada hari terakhir akan membuka pendaftaran sejak pukul 08.00-24.00 WIB. Berbeda dengan hari pertama dan kedua yang dibuka sejak pukul 08.00-16.00 WIB.

 

"Jika tidak mendaftar sesuai waktu yang ditentukan, ya silahkan bisa menunggu 5 tahun mendatang," kata dia.

 

Menurutnya, pendaftaran Bapaslon lebih effesien pada hari pertama ataupun kedua. Sebab, jika Bapaslon tidak memenuhi syarat pendafataran masih bisa di evaluasi di hari berikutnya.

 

Ucu kembali mengingatkan, Bapaslon yang mendaftar harus mempunyai 20 persen kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi. Saat ini, partai yang baru memenuhi syarat pencalonan adalah dari Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia (PDIP) dengan 12 kursi dari 50 kursi di legislatif.

 

Sejumlah partai politik yang mempunyai kursi di DPRD diketahui adalah, PDIP, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Partai Amanat Nasional (PAN). (Tim)

 

 

Read more...

Hari Kedua Pendaftaran Belum Ada Yang Datang

BEKASI TIMUR- Sama seperti hari pertama kemarin, pada hari ke dua pendaftaran bakal pasangan calon walikota dan wakil walikota Bekasi di Kantor KPU Kota Bekasi masih belum ada yang mendaftar.

 

 

“Sebelumnya, kami sudah jelaskan kepada masing-masing LO Parpol melalui simulasi tahapan pendaftaran Bapaslon yakni, agar bisa berkomunikasi dengan KPU minimal 6 jam sebelum mereka mendaftar. Dan sampai malam ini juga belum ada,” ujar Komisioner KPU Syafrudin.

 

Dia mengaku, KPU Kota Bekasi sudah menyiapkan seluruh keperluan untuk menyambut pasangan bakal calon bersama pendukungnya.

 

“Jadi kenapa kami menghimbau mereka untuk berkomunikasi sebelum mendaftar. Karena, kami pun bisa mempersiapkan diri untuk penyambutannya. Begitu juga, harapan kepolisian dalam proses pengamanan saat pelaksanaannya nanti tetap kondusif dan berjalan tertib,” sambung Syafrudin.

 

Dengan kondisi tersebut menurutnya, bakal pasangan calon akan mendaftar di hari terakhir,” Kita tunggu sampai hari terakhir. Yang jelas saat tahapan pengambilan formulir pendaftaran calon, sejak 3 – 7 Januari 2018 kemarin, sebanyak 8 Parpol dari Sembilan parpol yang punya kursi di DPRD Kota Bekasi telah mengambil formulir tersebut,” tandas Syafrudin. (Tim)

 

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.