Menu

Items filtered by date: Thursday, 02 November 2017

Penelitian Administrasi, KPU Kota Bekasi Melibatkan 12 Petugas

BEKASI TIMUR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, mulai melakukan verifikasi data keanggotaan partai politik calon peserta Pemilu 2019. Sebanyak 12 anggota bakal diterjunkan ke 12 Kecamatan guna pencocokan data.

Komisioner KPU Kota Bekasi bidang hukum Yayah Nahdiyah menyampaikan, 12 petugas ini fungsinya meneliti data anggota parta politik untuk kebutuhan pendaftaran keanggotaan Pemilu 2015. Bila data anggota masuk kategori Tidak Memenuhi Syarat (TMS), maka partai politik harus melakukan perbaikan.

“Partai diberikan waktu 14 hari untuk melakukan perbaikan,” ujar Yayah, Kamis (2/11).

Yayah menjelaskan, kategori yang masuk TMS adalah anggota yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polisi Republik Indonesia (Polri) dan di bawah usia 17 tahun. Verifikasi ini akan dilakukan sampai dengan 15 Novermber 2017 mendatang.

Selain  itu, lanjut Yayah, persyaratan dasar partai politik menjadi peserta Pemilu adalah memiliki jumlah anggota minimal 1.000 orang atau 1 berbanding jumlah penduduk se-Kota Bekasi. “Kalau kurang dari itu maka mereka harus melakukan pendataan lagi,” tukas Yayah. (tim)

Read more...

Verifikasi Parpol, KPU Kota Bekasi Melakukan Penelitian Adminsitrasi

BEKASI TIMUR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, melakukan verifikasi dalam proses penelitian administrasi parpol peserta Pemilu 2019. Bahkan KPU akan meminta konfirmasi kepada lembaga terkait jika ada dokumen yang mencurigakan, hari ini.

Komosioner KPU Kota Bekasi bidang hukum Yayah  Nahdiyah mengatakan, verifikasi dilakukan dengan melakukan  penelitian administrasi khusus untuk mendeteksi adanya kegandaan identitas anggota. Selain itu, untuk memeriksa status anggota partai masing-masing.

"Jadi di tengah-tengah proses penelitian administrasi itu, ada juga yang namanya klarifikasi atau verifikasi, tapi khusus untuk kegandaan anggota. Kegandaan itu ganda di internal partai atau ganda di eksternal partai," katanya.

Yayah mengatakan, verifikasi penelitian administrasi ini untuk selain untuk menghindari keanggotaan parpol ganda, juga untuk memastikasn jika yang bersangkutan tidak menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota Polri, TNI atau berusia dibawah 17 tahun.

"Klarifikasi tentang status persyaratan anggota partai, misalnya, ditemukan orang ini PNS atau anggota Polri yang mestinya kan tidak boleh menjadi anggota partai. Jika ditemukan, secara otomatis akan kami coret," sambungnya.

Yayah mengatakan analisis kegandaan data dilakukan sesuai dengan data yang terdapat di sipol.”Semoga peroses verifikasi ini berjalan dengan lancer,”tandasnya. (tim)

Read more...

KPU Kota Bekasi Seleksi Calon Anggota PPS

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi tengah menyeleksi formasi Panitia Pemungutan Suara (PPS). Sebanyak 168 orang petugas PPS di tingkat Kelurahan dibutuhkan untuk membantu dalam penyelenggaraan Pilkada 2018 mendatang.

“Kemarin baru selesai pelantikan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) 60 orang sekarang tinggal menyeleksi anggota PPS,” ungkap Ketua Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi, Rabu (1/10).

Menurut Ucu, tugas para anggota PPS antara lain melakukan pemitakhiran data pemilih. Mereka juga akan membantu KPU melakukan faktual terhadap calon perseorangan. Hal ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilu.

“Pelantikannya 11 November mendatang,” kata Ucu. (tim)

Read more...

KPU Kota Bekasi Perkenalkan Jingle Pilkada Kota Bekasi 2018

BEKASI SELATAN – Memeriahkan pencanangan Gerakan Sadar Pemilu (GSP),  Komisi  Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi memperkenalkan lagu jingle Pilkada miliknya di Bakso Lapangan Tembak Bekasi, Jalan Ahmad Yani Bekasi. Tak sedikit Masyarakat juga bergoyang dan ikut bernyanyi mengikuti nyaian Jingle Pilkada KPU Kota Bekasi.

 Perkenalan single KPU Kota Bekasi tersebut juga disaksikan oleh Sekretaris Jenderal KPU Republik Indonesia Arif Rahman Hakim, sejumlah SKPD , kepolisian setempat, utusan Dandim 0507 Bekasi, Perwakilan Parpol, PKK dan warga Kota Bekasi.

 Kepada para peserta, Sekjen KPU Republik Indonesia, Arif Rahman Hakim mengatakan bahwa tahun 2017 ini merupakan tahapan pemilihan kepala daerah 2018 dan pemilihan nasional 2019 mendatang.

 “Pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Walikota Dan Wakil Walikota merupakan wujud demokrasi lokal yang perlu dibangun dengan baik. Dalam melakukan pemilihan 2018 merupakan Pemilihan Serentak ketiga setelah tahun 2015 lalu,” ucapnya Minggu (29/10/2017).

 Dirinya juga menyampaikan 3 pesan dari ketua KPU Indonesia kepada KPU Kota Bekasi yang menurutnya harus diterapkan dalam menyunsung pemilukada serentak 2018. Menurutnya, KPU harus mampu menjadi penyegar dan juga harus mampu memberikan pelayanan yang maksimal kepada semua pengguna hak suara secara adil, dan setara.

 “KPU harus memastikan swmua warga yang memiliki hak suara harus menggunakan hak pilihnya. dan yang ketiga KPU harus mampu mengupayakan dukungan dari semua stakeholder. KPU harus mampu menggarap dukungan-dukungan dari semua kalangan,” ucapnya. (tim)

Read more...

Gerak Jalan Sehat Banjir Hadiah

BEKASI SELATAN – Kegiatan gerak jalan sehat yang dilaksanakan oleh KPU Kota Bekasi minggu pagi (29/10) kemarin, disambut antusias masyarak Kota Bekasi.Pasalnya, KPU Kota Bekasi memberikan berbagai hadiah menarik bagi para peserta.

 Meskipun hadiah yang diberikan bentuknya sederhana, namun menarik perhatian peserta. Diantaranya seperti handuk, dispenser, karpet serta peralata rumah tangga lainnya,”Hadiah ini sebagai penyemangat peserta gerak jalan santai,”kata komisioner KPU Kota Bekasi, Syafrudin.

 Kegiatan ini juga merupakan bagian kegiatan pendidikan pemilih dalam rangka menyegarkan kembali ingatan masyarakat akan pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2018, sekaligus pencanangan Gerakan Sadar Pemilu dan Pilkada Serentak 2018.

 Jalan sehat hari ini disamping sosialisasi, tentunya untuk mempererat tali silaturahmi antar kita, harapan agar KPU bisa melaksanakan tahapan-tahapan dalam Pilkada dengan baik, saya mengajak masyarakat Muba untuk menggunakan hak pilihnya jangan sampai Golput , mari sukseskan Pilkada serentak 2018 mendatang, "tukasnya.(tim)

Read more...

Gerakan Sadar Pemilu, KPU Kota Bekasi Helat Jalan Sehat

BEKASI SELATAN – Sedikitnya, sekitar 500 peserta mengikuti gerak jalan sehat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kota Bekasi  dalam rangka pencanangan Gerakan Sadar Pemilu (GSP), minggu (29/10) kemarin.

 Pada  kesempatan ini, masyarakat diingatkan jika dalam waktu dekat akan ada pemilihan Walikota Bekasi 27 juni 2018 dan  Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur Jawa Barat  2018.

"Kita ingin semua elemen masyarakat Kota Bekasi  bersinergi, berkolaborasi, dan bergerak bersama untuk menyadarkan publik bahwa pemilu sebagai pelaksanaan sarana kedaulatan rakyat adalah sesuatu yang penting bagi mereka," kata Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi.

 Selain diikuti perwakilan Partai Politik, kegiatan tersebut juga diikuti oleh pemilih pemula, organisasi kepemudaan, Panitia Pemilih Kecamatan (PPK), segmen pemilih mulai dari lintas agama, penyandang Disabilitas, perwakilan perempuan dan kaum marjinal.

 Gerakan ini diharapkan bukan agenda sesaat dan seremonial belaka, namun sebuah pijakan awal untuk membangun gerakan sadar pemilu secara berkelanjutan.Partisipasi masyarakat adalah sesuatu yang penting. Masyarakat mempunyai hak untuk menentukan sendiri pemimpinnya. Maka, gunakan hak itu secara benar dan bertanggungjawab," ucapnya.

Sementara itu, sekjen KPU RI, Arif Rahman, mengatakan kegiatan tersebut mampu menunjukkan komitmen dan menumbuh-kembangkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pilkada Kota Bekasi dan Pilgub Jabar 2018.

 Bagi pemilih pemula, dikatakan Arif, menjadi pengalaman baru berpartisipasi pada pesta demokrasi. Untuk itu, Dia menghimbau para pemilih pemula untuk memberikan suara demi kesuksesan penyelenggaraan Pilkada serentak tahun 2018 mendatang.

 ''Adik-adik pemilih pemula gunakan dan manfaatkan kesempatan ini, untuk keikutsertaan pesta demokrasi yang akan kita laksanakan nanti,'' tegasnya.

 Gerak jalan sehat tersebut, dimulai dari bakso lapangan tembak jalan A. Yani Kota Bekasi, lalu menuju jembatan Flyover A. Yani dan kembali lagi. Kegiatan tersbeut  jug a diisi dengan berbagai hiburan. (tim)

 

 

Read more...

KPU Kota Bekasi Lantik 60 orang Anggota PPK

BEKASI SELATAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, melantik 60 orang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk pelaksanaan Pemilihan walikota dan wakil walikota Bekasi 2018 mendatang. Pelantikan anggota PPK ini,  merupakan tahap akhir dari proses seleksi anggota PPK yang sudah berjalan sejak 12 Oktober lalu.

 Pelantikan yang dilaksanakan di Islamic Center Bekasi ini, dihadiri Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat Heri Suherman, Asisten Daerah (Asda) bidang pemerintahan Kota Bekasi Dinar Faizal Badar, Perwakilan Pimpinan DPRD Kota Bekasi, Perwakilan Polres Metro Bekasi Kota, Perwakilan Kodim 0507 Bekasi,  perwakilan Kajari Bekasi Kota, perwakilan Desk Pilkada Kota Bekasi, seluruh komisioner KPU Kota Bekasi, serta dihadiri oleh Camat, Sekcam dan Lurah se-Kota Bekasi.

 Para anggota PPK yang dilantik, merupakan pilihan terbaik yang telah lolos tahap seleksi administrasi, seleksi tertulis dan seleksi wawancara,”Mereka sudah melalalui ragkaian seleksi,”kata ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi usai pelantikan.

60 anggota PPK tersebut, lanjut Ucu  berasal dari  12 Kecamatan  yang ada di Kota Bekasi. Setiap kecamatan, lanjut Ucu, dipilih   lima orang untuk membantu KPU dalam penyelenggaraan Pemilihan kepala daerah Kota Bekasi 2018.

 “Tugas utama PPK tersebut adalah melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara dari TPS. Sementara tugas penunjang lainnya adalah melakukan koordinasi di tingkat kecamatan terkait dengan implementasi kegiatan tahapan secara teknis,” terangnya.

 Ucu meminta kepada para anggota PPK yang baru saja dilantik, agar bisa menjalankan tugasnya dengan baik dan  kerjasama agar Pemilu bisa berjalan sukses. Kepada masyarakat, Ucu mengharapkan peran sertanya, jika  diantara anggota PPK ada yang melanggar aturan dan ketentuan, maka masyarakat dapat langsung melapor ke KPU Kota Bekasi.

 “Saya berharap kita bisa bersama-sama untuk sukseskan Pemilu tanpa adanya masalah. Apabila anggota PPK yang melakukan pelanggaran segera laporkan ke KPU, nanti kita tindak lanjuti, segera,” tutur tegasnya.

 Penuturan serupa juga ditegaskan oleh Sekretaris KPU Provinsi Jawa Barat Heri Suherman. Dia meminta para anggota PPK yang baru dilantik untuk bertugas dengan maksimal,” Kami berharap rekan-rekan anggota PPK dapat menjalankan tugas dengan baik sesuai dengan tanggung jawab di wilayahnya masing-masing demi sukses Pemilukada Kota Bekasi mendatang,”tandasnya. (tim)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.