Menu

Items filtered by date: Monday, 04 December 2017

Sosialisasi Pilkada Serentak Kini Lebih Kreatif

BEKASI SELATAN - Sosialisasi dalam rangka pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2018 kepada pemilih pemula, akan dikemas berbeda oleh KPU Kota Bekasi. Demikian disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarhaeni, pada kesempatan rapat koodinasi dengan berbagai instansi dalam penyelenggaraan Pilkada serentak Tahun 2018, Senin (4/12/2017), di Rumah Makan Margajaya, Bekasi Selatan.

"Contohnya pada tanggl 13 Desember nanti kita akan sosialisasikan kepada pemilih pemula dalam Pentas Seni (Pensi. Kita alan undang sebanyak mungkin siswa SMA/SMK, pada kegiatan kita hadirkan artis lokal yang cukup dikebal anak muda masa kini," kata Nurul.

Selanjutnya, pada tanggal 17 Desember, KPU juga menggelar sosialisasi di lokasi hari bebas kendaraan atau dikenal dengan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.

"Disanah nanti akan ada open bod, sosisalisasi itu kami harapakan membuat masyarakat terpacu untuk berpartisipasi pada Pilkada 2018 pemilihan Gubernur maupun Pemilihan Wali Kota," ujar dia.

Nurul melanjutkan, pada sosialisasi tahun ini, KPU Kota Bekasi sesuai dengab intruksi KPU RI mewacanakan sosialisasi berbasis keluarga. Targetnya adalah pada masyarakat umum, tidak saja pada kelompok elite maupun masyarakat yang hanya konsen pada pemilu.

"Kita ke kantong-kantong masyarakat secara langsung. Kita libatkan PPK dan PPS (Panitian Pemilihan Kecamatan/Panitia Pemungutan Suara). Tagline contohnya adalah 'Ngopi' yang diartikan 'Ngobrol Pilkada atau Ngobrol Pemilu' dan ini targetnya adalah partisipasi masyarakat meningkat," tandasnya. (Tim)

 

 

Read more...

PPDP Diminta Dari Wilayah Tempat Tinggal

BEKASI SELATAN - KPU Kota Bekasi meminta agar Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) nanti berasal dari masing-masing wilayah. Misalnya dari unsur kader Posyandu ataupun unsur kepemudaan.

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi, Syafruddin, pada kesempatan rapat koordinasi dengan berbagai instansi dalam penyelenggaran Pilkada serentak Tahun 2018, Senin (4/12/2017) di Rumah Makan Margajaya, Bekasi Selatan.

"Kader Posyandu atau unsur kepemudaan seperti Karang Taruna itu sudah memahami betul wilayahnya, karena itu pembentukan PPDP anggotanya bisa diambil dari sana oleh PPS (Panitia Pemungutan Suara)," kata Syafruddin.

KPU Kota Bekasi, saat ini, juga tengah konsen memvalidasi jumlah pemilih di tempat hunian vertikal. Contohnya saja, rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) maupun apartemen.

"Nah, nanti PPDP, PPS dan PPK (Panitia Pemiliham Kecamatan) bisa langsung bekerjasama dengan kepolisian jika sulit masuk mendata ke apartemen. Kami juga nantin akan menggelar Bimtek (Bimbingan Teknis) kepada anggota PPS dan PPK supaya dalam Pilkada serentak Tahun 2018 ini dapat berjalan lebih effisien, karena pada pemiilihan per RW ini ada ketelitian lebih oleh teman-teman PPS," papar dia.

Syafruddin melanjutkan, Pekerjaan Rumah (PR) bagi PPK Rawalumbu saat ini adalah berada di Perumahan Kemang Pratama. Soalnya, disana petugas kesulitan untuk mengakses rumah warga.

Dia mengingatkan bagi warga luar Kota Bekasi yang ingin menggunakan hak pilihnya untuk Pilgub Jawa Barat dapat menyerahkan formulir A5 kepada PPS di wilayahnya masing-masing.

"Paling lambat adalah 30 hari sebelum pencoblosan. Formulir A5 itu harus sudah ada di PPS wilayah setempat, jika tidak itu pasti tak diterima oleh PPS. Namun, jika ada PPS yang masih menerima itu akan kita berikan sanksi," tegasnya. (Tim)

 

 

Read more...

KPU : Target Partisipasi Pemilih Diatas 70 Persen

BEKASI SELATAN - KPU Kota Bekasi menggelar rapat koordinasi dengan berbagai instansi dalam penyelenggaraan Pilkada serentak Tahun 2018, Senin (4/12/2017), di Rumah Makan Margajaya, Bekasi Selatan. Hadir dalam kesempatan itu, Komisioner KPU Kota Bekasi, Kanti Prayogo,  Nurul Sumarhaeni dan Syafruddin.

Dalam pemaparannya, Komisioner KPU Kota Bekasi  Kanti Prayogi,  mengaku optimis mampu menyaring 70 persen partisipasi pemilih dalam pesta demokrasi lima tahunan dalam pemilihan Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi 27 Juni 2018 nanti.

"Angka 70 persen itu optimis kita dapatkan mengingat pada tanggal pemilihan (27 Juni 2018) masuk pada hari libur nasional. Karenanya, penyumbang suara diprediksi akan lebih effisien," kata Kanti.

Menurutnya, perayaan libur bersama tidak akan mengganggu tingkat partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 2018. Malahan, itu adalah nilai positif bagi partai politik yang dapat dengan mudah berkampanye.

Dalam sosialisasi ini, Kanti juga menjelaskan, pemilik Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-El) jika tidak masuk dalam Pemilih Daftar Tetap (DPT). KPU akan memberikan waktu selama satu jam agar pengguna hak pilih itu masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPS).

"KPU tidak lagi melayani pemilih di rumah sakit. Pasien rumah sakit yang memang tidak bisa beranjak bangun, nantinya akan dilayani oleh TPS (Tempat Pemungutan Suara) terdekat, tetapi yang masih bisa bangun bisa langsung menggunakan hak pilihnya ke TPS masing-masing," pungkasnya. (Tim)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.