Menu

Items filtered by date: Monday, 09 July 2018

Diapresiasi, Kinerja KPUD Kabupaten/Kota

BANDUNG– Kinerja KPUD Kabupaten/Kota diapresiasi jajaran Komisioner KPU Jabar, karena dinilai berhasil melaksanakan penghitungan dan rekapitulasi hasil suara Pilgub Jabar 2018. “Saya sampai kehabisan kata-kata untuk menilai prestasi itu. Pokoknya keren,” ujar Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat pada acara Simulasi dan Gladi Resik Rekapitulasi Hasil Suara Pilgub Jabar di Aula Setia Permana Jl. Garut No. 11 Bandung.

Apresiasi juga disampaikan Komisioner Divisi Perencanaan dan Data, Ferdhiman Bariguna. “Mari kita syukuri hasil Pilgub dan Pilkada yang berjalan lancar,” katanya.

Meski banyak gosip, Jawa Barat dinilai mampu melaksanakan pilgub dan pilkada dengan lancar. Namun Ferdhiman mengingatkan jajarannya untuk mempersiapkan rekapitulasi tingkat provinsi Minggu (8/7).

“Cek lagi seluruh properti khususnya dokumen fisik dan angka berupa exel.Ketelitian hari ini sangat diperlukan. Sekarang mungkin tidak terasa, tapi ke depan bakal penting,” tandasnya sambil mengingatkan dokumen yang dibuat akan menopang prinsip akuntabilitas dan transparansi penyelenggara pemilu.

Sementara itu, Komisioner Divisi Umum, Keuangan, dan Logistik Agus Rustandi mengingatkan, kemungkinan terjadinya sengketa pemilu harus menjadi ruang untuk mempertanggungjawabkan hasil kerja sekaligus membantah tudingan dan keluhan. “Penyelesaian di MK bukan urusan menang kalah, tetapi peluang untuk membuktikan kinerja sekaligus menjelaskan bahwa kita telah membuat keputusan sesuai mekanisme dan prosedur,” tuturnya.

Kegiatan itu dihadiri para Komisioner KPU Provinsi serta Komisioner dan pejabat sekertariat Kabupaten/Kota se-Jawa Barat.(tim)

 
Read more...

Pasangan Rindu Raih 7,2 Juta Suara

BANDUNG– Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum atau Rindu, meraih 7.226.254 suara (32,88%) pada Pilgub Jabar 27 Juni 2018 lalu. Pasangan Hasanudin-Anton Charliyan atau Hasanah meraih 2.773.078 suara (12,62%), pasangan Sudrajat – Ahmad Syaikhu atau Asyik meraih 6.317.465 suara (28,74%), dan pasangan Deddy-Dedi meraih 5.663.198 suara (25,77%). Data itu merupakan hasil rekapitulasi suara Pilgub pada Rapat Pleno Terbuka KPU Jabar di Jl. Garut No. 11 Bandung, Minggu (8/7).


Hasil tersebut ditanggapi Tim Sukses Paslon Deddy-Dedi, Denny, yang menyebut masyarakat telah memilih dan pilihannya jatuh ke nomor satu yakni pasangan Rindu. Tim Sukses pasangan nomor empat ini mengucapkan selamat kepada peraih suara terbanyak dengan harapan bisa membawa masyarakat ke arah yang lebih baik.



Meski ada beberapa catatan, ia menilai KPU mampu membawa perubahan dalam melayani peserta pemilu. “Fitnah dan black campaign sudah biasa. Namun permainan sudah selesai. Mari kita dukung Jabar Juara menjadi kenyataan,” katanya.



Sementara itu, Tim Sukses Asyik, H. Otang Suparlan, menyoroti penurunan DPT pada Pilgub 2018 yang mencapai 31,7 juta atau lebih kecil dibanding Pilgub 2013 yang mencapai 32,4 juta. “Data ini harus dipastikan terutama menjelang pemilu serentak 2019,” ujarnya.



Seperti Tim Sukses Asyik, Tim Sukses Hasanah yang diwakili Dwi Putro menyoroti persoalan DPT. Namun ia juga menyampaikan terima kasih kepada warga Jabar yang menggunakan hak pilih dalam suasana damai. Tanggapan diakhiri dengan pengucapan selamat kepada pasangan Rindu.



Di lain pihak, Ketua Bawaslu Jabar, Wasikin, menyampaikan apresiasi kepada warga Jawa Barat yang mampu meningkatkan partisipasi pemilih dari 63% pada tahun 2013 menjadi 72% pada Pilgub tahun ini. Ia juga mengapresiasi jajaran Polda Jabar sehingga tidak ada gumpalan api dan asap pekat serta tidak ada kaca KPU yang pecah.



Wasikin juga menilai tidak ada perbedaan suara di TPS dan tidak ada perselisihan suara antara KPU, Bawaslu, dan Tim Sukses. “Jawa Barat juga tidak ada ruang politisasi SARA,” tegasnya.(tim)

 

Read more...

Hasil Pleno Pilwalkot Bekasi 2018, Paslon Petahana Digdaya Di Seluruh Kecamatan

BEKASI SELATAN - Hasil rapat Pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara di Pilwalkot Bekasi, pada Pilkada serentak 2018 telah ditetapkan oleh KPU Kota Bekasi, Jumat (6/7/2018) dinihari tadi, sekitar pukul 02.32 wib.

Berdasarkan surat keputusan nomor : : 120/PL.03.6-ktp/3275/KPU-Kota/

VII/2018,hasil jumlah perolehan suara paslon petahana nomor urut 1 Rahmat Effendi – Tri Adhianto mendapatkan suara, sebanyak  697.630 suara.

Sementara  paslon nomor urut 2 Nur Supriyanto- Adhi Firdaus mendapatkan perolehan suara, sebanyak 335.900 suara. Dengan demikian, dari hasil ini sudah dapat dipastikan Pilwalkot Bekasi 2018 dimenangkan paslon Petahana.

“Ini hasil dari rekapitulasi penghitungan suara dari mulai, proses di TPS, di tingkat Kelurahan, hingga di tingkat Kecamatan di Kota Bekasi. Dan ini menjadi dasar kami untuk menetapkan pemenang dalam Pilwalkot Bekasi 2018,” kata Komisioner KPU Kota Bekasi Nurul Sumarheni.

Menurut Nurul, sesuai jadwal tahapan Pilkada serentak 2018. Pihaknya akan menetapkan hasil rapat pleno ini, dan menetapkan pemenang Pilwalkot Bekasi pada tanggal 9 Juli mendatang, atau tiga hari setelah ditetapkannya hasil ini.

“InsyaAllah... Jika tidak ada halangan dan kejadian yang luar biasa, kita akan umumkan hasilnya, dan menetapkan pemenang Pilwalkot Bekasi periode 2018-2023 untuk membangun Kota Bekasi lebih baik lagi kedepan. Karena ini menjadi tujuan dari pelaksanaan Pilkada,” jelas Nurul.

Nurul menambahkan, berdasarkan hasil rekapitulasi penghitungan suara di 12 kecamatan se-Kota Bekasi menunjukan kedigdayaan paslon Petahana Walikota yang mampu menyapu bersih perolehan suara terbanyak di seluruh kecamatan di daerah ini.

“Ini membuktikan warga masih menaruh harapan besar, dan keinginan untuk dipimpin oleh pemimpin yang sama. karena, perolehan suara seluruh kecamatan dimenangkan oleh mereka. Dan semoga pilihan warga ini dapat mewujudkan Kota bekasi lebih baik lagi kedepan,” harap Nurul.

Jumlah warga yang menggunakan hak pilihnya dari syarat yang ditentukan sesuai PKPU tahun 2018 yakni, DPT, DPPh (DPT tambahan), dan memiliki E-KTP atau Suket totalnya, 1.057.331 pemilih. Dari total pemilih, sebanyak 1.525.293.

Adapun dari hasil rekapitulasi perhitungan suara, terdapat surat suara tidak sah, sebesar 23.797 suara berdasarkan keputusan bersama antara penyelenggara, Panwaslu, dan saksi saat proses perhitungan suara. (Tim)
 
Read more...

Tingkat Partisipasi Pemilih Melonjak, KPU Berjanji Perbaiki Kinerja

BEKASI SELATAN- Tingkat partisipasi masyarakat Kota Bekasi yang menggunakan hak pilihnya pada Pilkada serentak 2018 melonjak diatas 70 persen dibandingkan pada Pilkada sebelumnya. Kondisi ini menjadi pemicu semangat KPUI Kota Bekasi untuk memperbaiki kinerjanya kedepan nanti.


“Jadi, lima tahun lalu Pilkada di Kota Bekasi Cuma dapat meraih angka partisipasi sebesar 48%. Dan Alhamdulillah untuk Pilkada saat ini angkanya meningkat drastis mencapai 70%. Dan ini patut kami syukuri sekaligus, bukti untuk pihak yang pesimis Pilkada tidak berjalan sukses,"kata ketua KPU Kota Bekasi," Ucu Asmara Sandi

Terlepas dengan pencapaian itu, Ucu mengakui, apabila dalam pelaksanaan Pilkada 2018 ini tentu masih banyak kekurangan yang meski diperbaiki lagi kedepannya dengan tujuan semata-mata, untuk upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berdemokrasi di Kota Bekasi.

“Saya secara Pribadi dan atasnama intitusi berjanji akan selalu meningkatkan kinerja dalam penyelenggaraan Pilkada di Kota Bekasi. Dan kami tidak pernah memungkiri kesalahan, tapi kami selalu berupaya lebih baik kedepan demi demokrasi di daerah ini makin lebih baik,” tandas Ucu.

Untuk diketahui, total warga yang menggunakan hak pilih di Pilwalkot Bekasi yakni, DPT, DPPh (DPT tambahan), dan dengan syarat  E-KTP atau Suket, sebanyak 1.057.331 pemilih, dengan ketentuan sebanyak 1.033.534 suara sah, dan 23.797 suara tidak sah.

Sementara berdasarkan upaya KPU menjaring seluruh warga untuk menggunakan hak pilihnya diantaranya, dari total DPT, DPPh, dan memliki E-KTP totalnya, sebanyak 1.525.293 pemilih.

Adapun jumlah pengguna hak pilih di PIlgub Jawa Barat tercatat pengguna hak pilih sebanyak 1.058.295 pemilih, dari total pemilih sebanyak 1.526.501 warga. hasilnya, suara sah sebanyak 1.029.679 suara, dan tidak sah 28.598 suara.(tim)

 
Read more...

Rekapitulasi Suara, Paslon Satu Lebih Unggul

BEKASI SELATAN - Rapat Pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota (Pilwalkot) Bekasi 2018, dilaksanakan oleh KPU Kota Bekasi, hingga Jumat (6/7/2018).


Berdasarkan surat keputusan KPU Kota Bekasi bernomor : 120/PL.03.6-ktp/3275/KPU-Kota/VII/2018, yang dibacakan diakhir agenda rapat pleno terbuka oleh Kasubag Hukum tertulis, agenda rapat ini diputuskan dan dinyatakan selesai, hingga pukul 02.32 wib.


Adapun dari hasil surat keputusan tersebut, KPU Kota Bekasi menetapkan hasil rekapitulasi dan penghitungan suara pada Pilwalkot Bekasi 2018 yakni, memutuskan paslon nomor satu Rahmat Effendi-Tri Adhianto memperoleh sebanyak 697.630 suara.


Sementara untuk paslon nomor urut 2 Nur Supriyanto- Adhi Firdaus memperoleh, sebanyak 335.900 suara. Artinya, KPU memutuskan Paslon dari petahana berhasil meraih suara terbanyak dari paslon lawannya di Pilwalkot Bekasi 2018.


Rencananya, hasil rapat pleno ini pun bakal di tetapkan KPU Kota Bekasi pada tanggal 9 Juli 2018. “Iya, insyaAllah jika tidak ada hal, dan sesuatu yang luarbiasa hasil ini akan kita umumkan tiga hari setelah hasil ini ditetapkan,” kata Ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi, di ruang Rapat. (Tim)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.