Menu

Items filtered by date: Thursday, 12 April 2018

Pemilih Pemula Antusias Mengikuti Rock The Vote Indonesia

BEKASI TIMUR- Kegiatan Rock The Vote Indonesia oleh KPU Jawa Barat di kampus Unisma 45 Bekasi, Rabu (12/4/2018) hari ini, mendapatkan respon positif dari para pesertanya.

Lidyawati (20) mahasiswi semester 4 Unisma 45 mengakui, kalau kegiatan ini bagus dan positif, serta dinilai sangat penting.

"Kegiatan ini buat kami tahu, dan mau memilih. Sebelum kegiatan saya tidak pernah terpikir dan ragu untuk memilih calon pemimpin," kata Lidyawati saat mengikuti rangkaian kegiatan Rock The Vote Indonesia.

Menurutnya, pemikirannya pun berubah usai mengikuti kegiatan yang sudah kesembilan kalinya di gelar KPU Jawa Barat ini."Semua pemikiran saya sebelumnya berubah mas. Dan sekarang itu jadi mgerasa memilih itu penting sekali," ucap mahasiswi jurusan Ilmu Pemerintahan ini.

Sementara hal yang sama juga dirasakan oleh rekannya, Seri Murni (19). Dia mengakui, sebelum kegiatan ini dirinya tidak menyadari pentingnya menggunakan hak pilih, pada penyelenggaraan Pemilu/Pilkada.

"Sama dengan dia (Lidya), saya gak terpikir sebelumnya untuk tidak memilih. Tapi setelah kegiatan ini, saya merasa penting untuk memilih," ujar Seri.

Seri Murni menambahkan, sebelumnya pun dia sama sekali tidak mengetahui siapa saja paslon di Pilgub Jawa Barat.Tapi disini pun, diakui Seri Murni, dia diberitahu sehingga kini menjadi kenal sosoknya dan apa saja visi- misinya untuk bisa dipilih memimpin Jawa Barat.

"Ada empat paslon, dan Alhamdulillah tadi setelah diberitahu sekarang pun kita sudah punya pilihan untuk dipilih nanti memimpin Jawa Barat, bukan dari sosoknya juga tapi dari kriteria dan visi-misinya," tandas kedua mahasiswi tersebut. (Tim)

 

Read more...

Mahasiswa Bacakan Deklarasi Pemilih Muda Bersama

BEKASI TIMUR – Para pemilih pemula di Kota Bekasi, membacakan deklarasi pemilih muda dalam kegiatan Rock The Vote Indonesia di kampus Universitas Islam ’45 Bekasi, kemarin.


Berikut isi dari deklarasi Pemilih Muda Jawa Barat ;

"Kami Pemilih Muda Indonesia, menyatakan bahwa : kami akan mempersiapkan diri menjadi calon pemimpin Indonesia pada mada mendatang untuk mewujudkan cita2 para pendiri bangsa yang termaktub dalam UU 1945 dan Pancasila,"

"Kami Pemilih Muda Jawa Barat, menyatakan bahwa : Pemilih Muda harus berpartisipasi menentukan pemimpin Jawa Barat pada Pemilihan yang akan datang"

"Kami Pemilih Muda Jawa Barat, menyatakan bahwa : Kami akan siap menjadi duta pemilih dengan melakukan sosialisasi kepada warga jawa barat dan sekitar untuk berpartisipasi dalam menentukan pemimpin jawa barat ". (Tim)

Read more...

19 April, KPU Plenokan DPT

BEKASI TIMUR - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, menuturkan pihaknya akan menggelar pleno guna memutakhirkan DPT khususnya untuk Pilgub Jalbar 2018.

 

"Pleno rekap DPT untuk di KPU Kota Bekasi rencananya tanggal 19 April 2018," katanya, Kamis (12/04/2018).

 

Ia mengatakan, untuk secara umum memang DPS telah diumumkan guna mendapat tanggapan dari masyarakat."Tapi kalau secara umum memang DPS kemarinkan diumumkan untuk mendapat tanggapan dari masyarakat," katanya.

 

Untuk tanggapan itu, lanjut Ucu, akan lebih detail pada masing-masing Panitia Pemungutan Suara (PPS) di setiap kelurahan.

 

"Sekarang lagi di susun tanggapan atau masukan terhadap DPS yang diumumkan kemarin untuk menjadi DPT," tandasnya.

 

KPU Kota Bekasi sebelumnya juga sudah menetapkan DPS hasil daripada Pencocokan dan Penilitian (Coklit) Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP)

 

Hasilnya yaitu menembus 1.383.018 jiwa warga yang tercatat di DPS dari jumlah pemilih yang ditaksir mencapai 1,7 juta jiwa.

 

Angka itu terpecah dari jumlah pemilih laki-laki yang sebanyak 689.505 jiwa dan pemilih perempuan 693.513 jiwa dari 56 kelurahan dengan 3030 TPS di 12 kecamatan Kota Bekasi.

 

Dari hasil rekapitulasi penetapan jumlah DPS, KPU Kota Bekasi menemukan 8.789 jiwa yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kota Bekasi.

 

Rinciannya adalah 4.573 jiwa pemilih laki-laki non e-KTP dan 4.225 jiwa pemilih perempuan non e-KTP. (Tim)

 

Read more...

Jelang Penetapan DPT, PPK Gelar Rapat Pleno

BEKASI TIMUR - Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kota Bekasi melaksanakan rapat pleno untuk dimasukan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), Kamis (12/4/2018).

 

"Secara serentak kita adakan pleno di PPK untuk DPT," kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Divisi Perencenaan dan Data, Syafrudin.

 

Rapat pleno PPK se-Kota Bekasi berlangsung pada pukul 16.00 WIB hingga selesai. Mereka nanti akan merekapitulasi Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) yang ada.

 

Syafrudin meyakini, jika jumlah DPT nanti akan sesuai dengan perhitungan petugasnya yang berada di lapangan."Saat ini belum bisa di prediksi karena masih dalam proses," tandasnya. 

 

Kembali diinformasikan, KPU Kota Bekasi sebelumnya juga sudah menetapkan DPS hasil daripada Pencocokan dan Penilitian (Coklit) Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih (PPDP)

 

hasilnya yaitu menembus 1.383.018 jiwa warga yang tercatat di DPS dari jumlah pemilih yang ditaksir mencapai 1,7 juta jiwa.Angka itu terpecah dari jumlah pemilih laki-laki yang sebanyak 689.505 jiwa dan pemilih perempuan 693.513 jiwa dari 56 kelurahan dengan 3030 TPS di 12 kecamatan Kota Bekasi.

 

Dari hasil rekapitulasi penetapan jumlah DPS, KPU Kota Bekasi menemukan 8.789 jiwa yang belum mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kota Bekasi.Rinciannya adalah 4.573 jiwa pemilih laki-laki non e-KTP dan 4.225 jiwa pemilih perempuan non e-KTP.

 

Sementara itu, Panitia Pengawas Pemilu  (Panwaslu) Kota Bekasi, meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi untuk melakukan perbaikan terhadap Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang ada. Pasalnya masih banyak orang meninggal, data ganda, pindah domisili, orang tak dikenal.

 

"Kami akan sampaikan di saat pleno KPU Kota Bekasi nanti akan kita utarakan, bahwa masukan Panwas tentang daftar pemilih yang meninggal harus sudah dicoret dan Tidak Memenuhi Syarat (TMS)," tutur Ketua Panwas Kota Bekasi, Novita Ulya Hasturi.(Tim)

 

Read more...

Lewat Rock The Vote Indonesia, KPU Berikan Pendidikan Politik ke Mahasiswa

BEKASI TIMUR - KPU Jawa Barat menggelar acara Rock The Vote Indonesia di Kampus Unisma 45 Bekasi, Kamis (12/4). Kegiatan tersebut untuk memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula menjelang Pilkada serentak 27 Juni 2018.

 

Kegiatan yang dilakukan oleh KPU Jawa Barat ini diselenggarakan melalui  kerjasama dari 30 Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, serta dipadukan juga dari mahasiswa CEPP- FISIP UI yang dilibatkan sebagai panitianya.

 

Komisioner KPU Jawa Barat divisi sosialisasi dan SDM, Nani Yuningsih mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pendidikan politik bagi pemilih pemula.

 

"Jadi, kegiatan ini beda dengan sosialisasi. Kalau sosialisasikan hanya sebatas menyampaikan program, dan kegiatan, serta tahapan yang dilakukan oleh KPU. Sementara untuk kegiatan ini, kita lebih memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pendidikan pemilih untuk gunakan hak pilihnya," ungkap Nani.

 

Menurut Nani, kegiatan ini sudah sembilan kali dilaksanakan oleh KPU sejak awal Maret 2018. Rencananya, kegiatan ini terus dilakukan hingga Mei 2018 nanti. "Konsep kegiatan kita serahkan ke kampusnya, terserah mau dikemas seperti apa mau dengan pertujukan musik, nonton film dan sebagainya," jelas Nani.

 

Namun demikian, diakui Nani, ada persyaratan yang diminta KPU kepada pihak kampus dalam kegiatan itu yakni, menargetkan para peserta dalam kegiatan ini sebanyak 175 orang, dan bisa menggelar simulasi pemungutan suara  kepada peserta sesuai tujuan, memberikan pendidikan dan pemahaman penyelenggaraan Pilkada serentak 2018.

 

"Satu hal lagi, ada dua narasumber yang disiapkan untuk menjadi pembicara dalam kegiatan ini yang dapat memberikan arahan dan pemahaman terhadap para peserta. Jadi, kenapa kami lakukan kegiatan ini karena, potensi pemilih muda sangat tinggi di Jawa Barat. Dari data DPD kami, ada sekitar 9juta pemilih muda di Jawa Barat atau 30% dari total pemilih," tandas Nani.

 

 

Adapun dalam kegiatan ini, selain Komisioner dan staf KPU Jawa Barat. Turut hadir juga Ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi bersama Komisioner KPU divisi sosialisasi dan SDM Nurul Sumarheni, dan beberapa stafnya. (tim)

 

 

Read more...

KPU Bakal Gelontorkan Dana Rp13 Miliar untuk Kebutuhan Ini

BEKASI SELATAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi bakal menggelontorkan dana anggaran Rp13 miliar pada saat pembentukan Tempat Pemilihan Suara (TPS) se-Kota Bekasi.

Anggaran itu di nperuntukan untuk membangun tenda-tenda TPS yang jumlahnya mencapai 3030 dari 56 kelurahan dan 12 kecamatan di Kota Bekasi.

 

Dana Rp13 miliar itu sejatinya bukan saja diperuntukan untuk membangun TPS. Namun juga peruntukan kebutuhan lainnya.

 

"Bantuan per TPS itu hanya Rp750 ribu, honor anggota KPPS Rp500 ribu, Ketua KPPS Rp550 ribu, Linmas Rp400 ribu dan uang makan masing-masing Rp35 ribu dan LPJ Rp5 ribu," jelas Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Umum Keuangan dan Logistik, Kanti Prayogo.

 

Karena itu, KPU Kota Bekasi berencana menggelar rapat koordinasi bersama dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah dan Sekretaris Daerah Rayendra Sukarmadji.

 

"Kami akan rapat dulu, agar pemerintah tahu apa saja yang kami kerjakan dan butuhkan. Sementara kotak suara pun kami sudah siapkan begitu juga kotak suara untuk Pilgub Jawa Barat," tandasnya. (Tim)

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.