Menu

Items filtered by date: Sunday, 04 February 2018

KPU Ingatkan PPDP Jaga Kesehatan

BEKASI SELATAN - Komisioner KPU Kota Bekasi Divisi Perencanaan dan Data, Syafrudin berharap, sebanyak 3030 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang sedang  menjalankan tugas kegiatan gerakan coklit serentak, sampai 18 Februari 2018 nanti, bisa menjaga kesehatannya.

“Banyak laporan yang kami terima beberapa PPDP kami mengalami sakit, sehingga tugas coklit yang dilakukannya jadi terganggu. Dengan kondisi ini kami berharap, para PPDP selalu menjaga dirinya agar selalu terjaga kesehatannya,” jelas Syafrudin, Minggu (4/2/2018).

Selain itu, Syafrudin mengingatkan, dalam tugas coklitnya dilapangan para PPDP juga diminta untuk selalu berkoodinasi dengan pihak-pihak lain seperti, RT/RW dan juga tokoh masyarakat di wilayah tugasnya masing-masing, agar kerja mereka bisa terbantu dan selesai tepat waktu.

“Koordinasi dengan RT/RW, serta tokoh masyarakat penting karena, mereka tentu dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihazdapi para PPDP di lapangan dalam menjalankan tugas coklitnya tersebut,” tutur Syafrudin.

“Kami juga berharap, untuk warga masyarakat pun baiknya dapat membuka diri untuk menerima kedatangan PPDP ke rumahnya untuk giat coklit,” tambah Syafrudin. (Tim)

 

Read more...

ODP Diminta Bertugas dengan Maksimal

BEKASI Selatan–KPU Kota Bekasi menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Pemutakhiran Data Pemilih berkaitan, penyusunan data pemilih hasil pemutakhiran menjadi daftar pemilih sementara dengan Operator Data Pemilih (ODP) se- Kota Bekasi, Minggu (4/2/2018).

Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Santika, Bekasi Selatan dengan memberikan pengarahan kepada 12 ODP yang berasal dari 12 Kecamatan di Kota Bekasi agar dapat menjalankan tugas dengan maksimal.

Adapun pelaksanaan Bimtek dengan ODP ini, pengarahan langsung diberikan oleh Komisioner KPU Divisi perencanaan dan data Syafrudin. Dia berharap penyelenggaraan Pilkada di Kota Bekasi berjalan sukses.

“Salah satu kesuksesan dari penyelenggaraan Pilkada yakni, terkait penyusunan data pemilih. Maka, kami berharap dalam tugas ini, ODP dapat bekerja dengan optimal dan semaksimal mungkin. Kalaupun ada permasalahan dalam tugasnya, bisa koordinasikan langsung ke KPU,” kata Syafrudin. (Tim)

Read more...

Ini Lho Tugas Agen Sosialisasi dan Relawan Demokrasi

BEKASI TIMUR – Salah satu tugas pokok Agen Sosialisasi dan Relawan Demokrasi yakni pada Pilkada serantak 27 Juni 2018 nanti, membantu KPU Kota Bekasi dalam mensosialisasikan setiap tahapan Pemilukada.  Dalam menjalankan tugasnya, relawan demokrasi dan agen sosialisasi menyampaikan tentang :

1.       Pentingnya demokrasi, Pemilu dan partisipasi politik masyarakat.

2.       Pemutakhiran data pemilih.

3.       Tata Cara pemberian suara pada pemilu.

4.       Pentingnya pengenalan terhadap kontestan Pemilu (Nama, Nomro urut, visi misi dan program).

5.       Bahaya sikap Golput (non-voting) dan politik uang (money Politic).

6.       Hal-hal lain yang dianggap sesuai dengan kebutuhan segmen.

Sementara itu, dalam menjalankan tugasnya, relawan demokrasi menggunakan pilihan metode yang sesuai dengan kebutuhan, diantaranya :

1.       Simulasi.

2.       Bermain peran/role playing

3.       Diskusi Kelompok.

4.       Ceramah.

5.       Alat Bantu (visual dan non visual).

6.       Posting materi sosialisasi ke media sosial.

Sedangkan tujuan dari sosialisasi yang dilakukan oleh Relawan Demokrasi dan Agen Sosialisasi tersebut yakni :

1.       Meningkatkan poemahaman dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya pemilu dalam membangun demokrasi di Indonesia.

2.       Meningkatkan poemahaman dan pengetahuan masyarakat tetang program, tahapaan, jadwal dan hasil Pemilu.

3.       Meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tetang beberapa hal teknis  dalam menggunakan hak politik dan hak pilihnya dalam pemilu.

4.       Meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya pemilih untuk berperan serta dalam setiap tahapan pemilu.

5.       Meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemilih dalam mengguakan hak pilihnya pada Peilu, oleh karena terdapat indikasi penurunan partisipasi pemilih. (tim)

Read more...

Relawan Demokrasi Diminta Netral

BEKASI TIMUR – Anggota relawan demokrasi yang bertugas membantu KPU Kota Bekasi mensosialisasikan tahapan Pilkada serentak 2018, diminta netral dan independen. Demikian ditegaskan komisioner KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni saat memberikan pembekalan kepada 36 anggota Relawan Demokrasi di Kantor KPU Kota Bekasi, minggu (4/2).

 

Menurutnya, aturan tersebut berdasarkan kode etik yang harus dipatuhi oleh relawan Demokrasi,”Anggota Relawan Demokrasi juga harus non partisan terhadap peserta Pemilu. Tidak melakukan kekerasan serta menghormati adat dan budaya setempat,”terangnya.

 

Dalam menjalankan tugasnya, relawan demokrasi dilarang menerima pemberian dalam bentuk apapun dari peserta pemilu yang menunjukan indikasi keberpihakan atau gratifikasi,”Jika kode etik tersebut dilanggar, bisa dikenakan sanksi seperti pemberhentian setelah dilakukan klarifikasi,”tegasnya.

 

Sementara itu, bimtek relawan demokrasi disambut antuasias peserta. Relawan yang beradal sari 12 Kecamatan di Kota Bekasi ini, mendapatkan materi tentang ke Pemiluan. “Mereka ditempatkan sebagai pelopor atau pioneer di Komunitasnya,”imbuhnya.

 

Sementara itu, Komisioenr KPU Kota Bekasi Kantor Prajogo menambahkan, relawan demokrasi menjadi mitra KPU dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih,”Peran serta masyarakat ini diharapkan, mampu mendorong tumbuhnya kesadaran tinggi serta tanggung jawab penuh masyarakat untuk menggunakan haknya dalam Pemilu secara optimal,”tegasnya.

 

Dengan adanya bimtek tersebut, diharapkan para relawan mampu melaksanakan tugasnya membantu KPU menyosialisasikan pemilu. “Sehingga partisipasi masyarakat dapat lebih meningkat lagi di Pilkada 27 Juni 2018 nanti,”tandasnya. (tim)

 

 

Read more...

KPU Gelar Bimtek Mutarlih untuk PPK

BEKASI-KPU Kota Bekasi menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pemutakhiran data pemilih (Mutarlih) untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Bimtek ini adalah seputar permasalahan penyusunan data pemilih hasil pemutakhiran menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Hotel Santika Mega Hypermall Bekasi, Bekasi Selatan, Sabtu (3/2).

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi mengatakan dalam kegiatan bimtek kali ini memang ditujukan agar para PPK diperkenankan untuk memberikan penyampaian kesulitan di lapangan. Masalah yang paling utama adalah dalam melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) tahap pertama oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

"Hasilnya di 12 Kecamatan Kota Bekasi masih ditemukan permasalahan, dan disini lah kita berikan mereka arahan untuk melakukan revisi kembali," kata Ucu, Sabtu (3/2).

Menurut Ucu, kebanyakan permasalahan yang ditemukan sama seerti masalah lainnya di kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 27 Juni 2018. Di antaranya adalah kendala saat melakukan coklit ke rumah-rumah warga. Namun, warga yang ingin di coklit kerap tidak ada di rumah. Usulannya adalah mereka dapat meningkatkan koordinasi dengan pihak RT/RW setempat.

"Ada juga pemilih ganda, dan itu akan kita koordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disukcasip) Kota Bekasi," ujar dia.

Selain itu, lanjut Ucu, PPK juga menemukan kendala tertukarnya Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saat ini juga terjadi penyusutan jumlah pemilih.

"Banyak warga yang sudah tidak tinggal di Kota Bekasi, tetapi datanya masih ada sehingga terjadi penyusutan sekitar 200-800 orang di wilayah tertentu," katanya.

Selain itu, Ucu juga mendapati keluhan PPK dari PPDP adalah kekurangan formulir A.A.1 KWK dan A.A.2 KWK.

"Hal ini ada di bagian logistik. Karena memang jumlah formulir terbatas sehingga kami harus membagi dengan rata, jumlah penduduk tinggi berada di Bekasi Utara, Medan Satria dan Bekasi Timur," pungkasnya. (Tim)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.