Menu

Items filtered by date: Wednesday, 14 February 2018

Pelaksanaan Deklarasi Kampanye Damai Diundur Hingga Minggu

BEKASI TIMUR - Pelaksanaan deklarasi kampanye damai tanpa isu Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) yang semula dijadwalkan pada, Kamis (15/2) besok terpaksa harus diundur. Hal ini sesuai dengan surat keputusan yang dikeluarkan langsung oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia.

Dalam surat yang tertuang pada tanggal 9 Februari 2018. KPU RI mengeluarkan surat bernomor 157/PL.03.4-SD/06/KPU/II/2018 di mana disebutkan pelaksanaan deklarasi kampanye damai gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota dapat melaksanakan secara serentak deklarasi kampanye damai pada, Minggu (18/2).

"Dari surat yang dikeluarkan KPU RI, kami juga sudah sampaikan ke LO masing-masing pasangan calon (Paslon) agar dapat maklum sesuai keputusan," kata Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, Rabu (14/2).

Waktu yang semula dijadwalkan pada pukul 13.00 WIB di Rooftop REVO Town, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, namun kini telah diubah. Deklarasi tersebut,  menjadi awal tahapan kampanye peserta Pilkada Kota Bekasi.

"Deklarasi kampanye damai tetap di REVO Town, tetapi tidak di Rooftop, ada di lantai dasar parkiran, waktunya pukul 07.00 WIB hingga selesai," jelasnya.

Terkait dengan deklarasi kampenye damai, Ia berharap agar seluruh pasangan calon memberikan kesan yang sejuk dan damai kepada pemilihnya.

Selain itu, tim pemenangan juga diharapkan dapat mendorong para pendukung masing-masing paslon untuk memilih pasangan calon berdasarkan kualitas. Bukan justru mengendepankan cara politik uang.

"Kami harapkan tim pemenangan paslon bisa mengikuti aturan yang telah ditetapkan,” tandasnya. (Tim)

Read more...

KPU Terima Kunjugan Kerja DPRD Kota Padang

BEKASI TIMUR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, menerima kunjungan kerja dari DPRD Kota padang, rabu (14/2). Kunjungan tersebut diwakili oleh wakil ketua DPRD Kota padang, Wahyu Iramana Putra dan kabag Humas DPRD Kota Padang, Herman.

 

Kehadiran wakil rakyat dari kota padang tersebut,  langsung disambut oleh ketua KPU Kota Bekasi,  Ucu Asmara Sandi beserta komisioner KPU Kota Bekasi Syafrudin dan Kanti Prayogo. 

 

Kunjungan kerja tersebut berlangsung santai. Obrolan mereka sesekali di selingi gelak tawa,”Pemilukada di Kota Padang sama dengan di Kota Bekasi, hanya di ikuti dua pasangan calon,”kata Wahyu mengawali perbincangan.

 

Wahyu mengatakan, tujuan kunjungan tersebut dalam rangka menjalin silaturrahim dengan anggota KPU Kota Bekasi serta ingin mendapatkan gambaran tentang anggaran dan tahapan pilkada Kota Bekasi.

 

“Kedatangan kami  sebagai silaturrahim dengan teman-teman anggota KPU Kota Bekasi, serta ingin mengetahui langkah-langkah apa yang  dilaksanakan pada pilkada serentak 2018 ini,”terangnya.

 

Sementara itu, ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi mengaku, untuk mensukseskan program tahapan Pilkada Kota Bekasi, pihaknya intens melakukan komunikasi dengan pihak terkait.

 

Selain itu,untuk membantu sosialisasi tahapan Pilkada serentak, KPU Kota Bekasi membentuk agen sosialsiasi dan relawan demokrasi,”Dengan seperti ini diharapkan sosialisasi tahapan bisa langsung sampai ke masyarakat, sehingga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi pemilih,”tandasnya. (tim)

 

Read more...

Dua Paslon Diminta Serahkan Jadwal Kampanye

BEKASI TIMUR - KPU Kota Bekasi meminta agar dua Paslon yang kini telah mendapatkan nomor urut untuk menyerahkan jadwal kampanye terbuka dan tertutup.

Adapun batas penyerahan jadwal tersebut adalah besok, Kamis (15/2).

"Itu untuk menjaga ketertiban saat kampanye dan tertib administrasi. Selain itu agar dapat mengatur ritme agar ketika kampanye jadwalnya tidak berbenturan," ungkap Ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi, Rabu (14/2).

Ucu menjelaskan, usai penetapan nomor urut kedua Paslon, KPU Kota Bekasi akan mulai melakukan pencetakan Alat Peraga Kampanye (APK).

APK yang disiapkan KPU Kota Bekasi ialah 5 baliho untuk seluruh wilayah Kota Bekasi dan 30 spanduk per kecamatan yang akan disebar di 12 kecamatan.

"Kemungkinan tidak semua, karena batas waktu yang hanya dua hari. Kita lihat dari kemampuan pihak ketiga, hanya dua hari, idealnya sampai dengan tanggal 15 Februari sudah ada," tandasnya.

Seperti yang diketahui, dua pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi telah mendapatkan nomor urut dalam Pilkada Kota Bekasi tahun 2018. Pengundian nomor urut ini dilakukan di Hotel Horison Bekasi, Selasa (13/2) kemarin.

Adapun, untuk Paslon nomor urut satu ialah Rahmat Effendi-Tri Adhinto Tjahyono yang diusung Partai Golkar, PAN, PPP, Partai Hanura, Partai Demokrat, PKB, Partai NasDem, Perindo dan PKPI. Paslon Nur Supriyanto - Adhy Firdaus yang diusung PKS dan Partai Gerindra mendapat nomor urut dua dalam pengundian tersebut. (Tim)

Read more...

Nomor Urut Paslon Resmi Digunakan Untuk Kampanye

BEKASI SELATAN - Dua pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi peserta Pilkada Kota Bekasi tahun 2018 telah mendapatkan nomor urut. Pengundian nomor urut ini dilakukan di Hotel Horison Bekasi, Selasa (13/2).

Adapun, untuk Paslon nomor urut satu ialah Rahmat Effendi-Tri Adhinto Tjahyono. Paslon ini diusung oleh Partai Golkar, PAN, PPP, Partai Hanura, Partai Demokrat dan PKB. Paslon Nur Supriyanto - Adhy Firdaus yang diusung PKS dan Partai Gerindra mendapat nomor urut dua.

Pengundian nomor urut dilaksanakan sesuai dengan jawal tahapan Pilkada serentak 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, yakni setelah penetapan Paslon.

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi mengatakan, nomor urut yang telah dimiliki oleh kedua paslon sudah dapat digunakan dalam Pilkada 2018."Nomor urut ini sudah boleh digunakan untuk semua kegiatan Pilkada 2018," kata Ucu.

Menurut dia, menyusul penetapan nomor urut kedua Paslon, KPU Kota Bekasi akan mulai melakukan pencetakan Alat Peraga Kampanye (APK) hari ini. APK yang disiapkan KPU Kota Bekasi ialah 5 baliho untuk seluruh wilayah Kota Bekasi dan 30 spanduk per kecamatan yang akan disebar di 12 kecamatan.

"Kemungkinan tidak semua, karena
limit waktu yang hanya dua hari. Kita lihat dari kemampuan pihak ketiga. Karena limit waktunya sedikit, cuma dua hari, idealnya sampai dengan tanggal 15 Februari sudah ada," tambahnya.

Pihaknya juga akan melakukan rapat bersama dengan Pemkot Bekasi untuk menentukan titik - titik mana saja yang diperkenankan untuk memasang baliho dan spanduk.

"Titik penepatannya akan ditentukan KPU dengan berkoordinasi ke pemerintah,"ungkapnya. (Tim)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.