Menu

Items filtered by date: Monday, 27 November 2017

Paslon Perseorangan Bisa Menjadi Alternatif Pilihan Warga

BEKASI BARAT - Komisioner KPU Kota Bekasi Syafrudin menyampaikan, masih ada waktu tiga hari bagi dua orang warga masyarakat yang ingin di pilih oleh jutaan warga di Kota Bekasi sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi lewat jalur perseorangan atau Independent, dalam Pilkada 2018 mendatang.

Menurut Syafrudin, sampai dengan jadwal tahapan penerimaan berkas bukti syarat dukungan pasangan calon perseorangan yang memasuki hari ketiga ini, sejak dimulai pada 25 November 2017 kemarin, belum ada satupun pasangan calon menyerahkan syarat dukungannya maju di Pilkada 2018.

“Sesuai jadwal, kesempatan untuk siapapun yang ingin maju di PIlkada 2018 dari jalur perseorangan masih kami tunggu guna menyerahkan berkas bukti syarat dukungannya hingga, pada 29 November 2017, pukul 00.00 wib,” ujar Syafrudin, Senin (27/11/2017).

Kalaupun memang ada warga yang berminat dan punya tekad bulat maju sebagai pasangan calon perseorangan, diakui Syafrudin, idealnya mereka pun sudah siap dengan minimal syarat dukungan yaitu, fotocopy E-KTP atau Suket. Selanjutnya, bisa dihantarkan ke KPU Kota Bekasi.

“Saya kira adanya calon perseorangan di Pilkada 2018 nanti, dapat dijadikan alternative strategis  agar tidak terjadi calon tunggal jika diantara partai politik membentuk koalisi utuh. Lagipula, untuk mencapai tujuan berdemokrasi di Indonesia tentu diharapkan ada calon lebih dari satu,” ungkap Syafrudin. (TIM)

 

 

Read more...

Bapaslon Perseorangan Wajib Menyerahkan Surat Tugas LO ( Liaison Officer )

BEKASI TIMUR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, saat ini  masih menunggu pendaftar bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi jalur perseorangan. Pendaftaran akan resmi ditutup pada Rabu (29/11) pukul 00.00 WIB.

Komisioner KPU Kota Bekasi, Yayah Nahdiyah menyampaikan, pendaftaran bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi jalur perseorangan resmi dibuka pada Sabtu (24/11) kemarin. Namun hingga dua hari berjalan, Senin (26/11), belum ada satupun bakal calon perseorangan yang menyerahkan persyaratan.“Tetap kita tunggu. Sampai tgl 29 November pukul 00.00 WIB,” ujar Yayah, Senin (26/11).

Yayah menjelaskan, hingga saat ini pihaknya masih belum mengetahui berapa Bapaslon yang akan mendaftar di KPU utuk berlaga di Pilkada Kota Bekasi 2018. Sebab, secara prosedur Bapaslon perseorangan harus meminta nama pengguna (ussername) dan kata kunci (password) ke KPU Kota Bekasi. Barulah kemudian, Bapaslon tersebut bisa mengunggah data nama-nama sejumlah pendukung dan sebarannya.

Adapun, persyaratan tersebut di antaranya ketika datang ke KPU Kota Bekasi mereka wajib menyerahkan surat tugas Legal Offiocer (LO) atau narasambung bakal pasangan calon (Bapaslon) perseorangan. Masing-masing Bapaslon harus melengkapi rekapitulasi jumlah dokumen dukungan. Terakhir, Bapslon harus menyerahkan dokumen dukungan dengan bukti foto kopi KTP Elektronik.

Adapun, jelas dia, jumlah dukungan yang ada adalah merupakan perhitungan dari Jumlah DPT Pemilu terakhir (Pilpres 2014) x 6,5 persen. Atau, bisa diartikan dengan 1.752.194 x 6,5 persen.“Hingga saat ini satupun Bapaslon belum ketahuan siapa yang akan menempuh jalur perseorangan,” tukas Yayah.(tim)

Read more...

Paslon Jalur Perseorangan Belum Ada yang Mendaftar

BEKASI TIMUR – Hingga hari ke tiga jadwal pendaftaran pasangan bakal  calon walikota bekasi dari jalur perseorangan di Kantor KPU Kota Bekasi, belum ada satu pun pasangan calon yang mendaftar.

Komisioner KPU Kota Bekasi Syafrudin memprediksi, Pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi 2018 kemungkinan besar tidak akan diikuti oleh pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi dari jalur perseorangan atau Independen.

“Sampai dengan saat ini, kami belum mendapatkan konfirmasi bakal ada pasangan calon dari jalur perseorangan maju pada Pilkada Kota Bekasi 2018 nanti,” ujar Syafrudin di Kantor KPU Kota Bekasi, Senin (27/11).

Kendati demikian, KPU Kota Bekasi tetap membuka pendaftaran hingga hari terakhir sesuai jadwal yang telah ditetapkan.Menurut Syafrudin, saat ini KPU Kota Bekasi pun sedang menjalani proses tahapan penerimaan berkas persyaratan pasangan calon perseorangan, sejak 25 November 2017 kemarin, sampai batas berakhirnya, pada 29 November 2017 mendatang, pukul 00.00 wib.

“Jadi selama tahapan ini belum berakhir, kami selalu membuka diri untuk siapapun warga yang mau mencalonkan dirinya sebagai bakal calon Walikota dan Wakil Walikota dari jalur perseorangan dengan menyerahkan berkas bukti dukungan yang telah ditetapkan KPU,” kata Syafrudin.

Adapun berkas bukti dukungan yang harus diserahkan oleh paslon perseorangan kepada KPU Kota Bekasi yakni, fotocopy KTP elektronik atau Surat keterangan (Suket) minimal, sebanyak 113.893 dukungan. (tim)

 

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.