Menu

Items filtered by date: Tuesday, 14 November 2017

Verifikasi Administrasi, KPU Dapati ASN dan TNI Jadi Anggota Parpol

BEKASI TIMUR - KPU Kota Bekasi menemukan ada 70 Aparatur Sipil Negara (ASN), lima anggota TNI dan satu anggota Polri sebagai anggota partai politik. Temuan itu berdasarkan verifikasi administrasi keanggotaan partai politik.

 

“Sudah diklarifikasi, ada yang memang sudah pensiun, ada yang juga masih aktif. Untuk ASN yang masih aktif, kita sudah datangi dan memberikan surat pernyataan bukan anggota parpol. Itu sudah dicoret karena tidak memenuhi syarat,” ungkap Anggota KPU Kota Bekasi, Yayah Nahdiyah, beberapa waktu lalu.

 

Kata Yayah, hingga saat ini KPU masih menyelesaikan klarifikasi kegandaan keanggotan eksternal yang tidak memenuhi syarat dan proses unggah ke Sipol KPU pusat.Pengecekan kegandaan dengan partai lain tersebut dari hasil generate Sipol KPU RI. Nantinya, KPU akan melakukan klarifikasi pada yang bersangkutan.

 

“Untuk temuan dari hasil penelitian administrasi berupa yang tidak memenuhi syarat seperti PNS, TNI, Polri dan di bawah umur, itu juga diklarifikasi dengan mendatangi rumahnya,” ucapnya seraya mengatakan verifikasi administrasi ini akan dilakukan hingga 15 November 2017.

 

Fokus verifikasi, lanjut dia, adalah memastikan yang bersangkutan benar menjadi anggota partai. Karena dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu disebutkan bahwa PNS, TNI dan Polri tidak boleh berpolitik.

 

“Sebenarnya keterlibatan PNS sebagai anggota partai tidak dibenarkan. Namun KPU harus tetap melakukan verifikasi untuk memastikan kebenaran data anggota yang disampaikan parpol ke KPU,” katanya.

 

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi, menganggap ada kemungkinan PNS yang terdata itu tidak tahu kalau nama dan datanya dimasukkan sebagai anggota partai.“Karena itulah, sehingga kita turun melakukan verifikasi di lapangan untuk memastikan bahwa para PNS itu benar-benar tidak terlibat di parpol,” ujarnya.

 

Jika mengacu pada keanggotaan parpol ganda yang telah selesai diverifikasi KPU, banyak yang mengaku tidak tahu kalau nama dan datanya terdaftar di partai lain.

“Kita tidak mempersoalkan status PNS-nya, itu urusan lain.

 

Yang kita persoalkan keanggotaan partainya, karena PNS tidak boleh menjadi anggota partai atau sebaliknya partai tidak boleh melibatkan PNS menjadi anggota partai,” ungkapnya.(tim/sar/gob)

Read more...

Data Fiktif, Petugas Hanya Dapati Kandang Sapi

BEKASI BARAT- Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) KPU Kota Bekasi.  menemukan satu kasus data fiktif yang dipalsukan oleh salah satu partai politik peserta pemilihan  umum 2019. Saat PPDP menyambangi kediaman anggota tersebut, nyatanya hanya sebuah kandang hewan ternak.

“Pas disambangi salah seorang PPDP di wilayah Bintara, Bekasi Barat, alamat rumah tersebut ternyata hanya kandang sapi,” ujar Komisioner KPU Kota Bekasi Syafrudin, Selasa (14/11).

Syafrudin menjelaskan, dalam pemutakhiran data tercatat salah satu anggota partai Nasional Demokrat (Nasdem) bernama Sriyanto beralamat di Jalan Bintara 1, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat. Namun saat petugas pemutakhiran data datang orang tersebut tidak ada.

Di lokasi, petugas hanya menemukan hewan ternak berupa sapi. Tidak ada rumah tinggal bahkan, warga sekitar tidak mengenal orang tersebut.

“Bukti penemuan data fiktif akan kami paparkan dalam rapat pleno hasil penemuan di lapangan,” jelas dia. (Tim)

Read more...

Agar Efektif, Penyampaian Materi Dilakukan Terpisah

CIANJUR-  Pelaksanaan Raker Pembekalan PPK dan PPS se- Kota Bekasi selama dua hari di Ciloto Indah Permai Resort Hotel, Puncak, Jawa Barat, Minggu dan Senin 12-13 November 2017,  wajib diikuti oleh semua PPK dan PPS, serta Sekretaris PPK dan PPS.

Dua agenda dalam kegiatan ini yakni, pemaparan materi pembekalan PPK dan PPS yang disampaikan oleh KPU Kota Bekasi dan Panwaslu Kota Bekasi, sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh pihak panitianya dari secretariat KPU Kota Bekasi.

Adapun dari kegiatan pembekalan yang dipaparkan oleh pihak KPU Kota Bekasi dengan narasumber Ketua dan Komisioner KPU Kota Bekasi, pada Minggu (12/110 malam, dilakukan dengan membagi  dua tempat berbeda, untuk Ketua PPK dan PPS, serta Sekretaris, dengan anggota PPK dan PPS.

Untuk materi bagi Ketua serta sekretaris PPK dan PPS dititik-beratkan soal pembahasan Anggaran keuangan dan pertanggungjawaban. Sementara, di tempat anggota PPK dan PPS membahas soal Tata kerja, tahapan dan mekanisme pilkada.

Komisioner KPU Kota Bekasi, Kanti Prayogo menjelaskan, pemisahan agenda pemaparan materi ini dilakukan demi efektifitas kegiatan rapat kerja pembekalan PPK dan PPS. sebab, jika dalam satu ruangan dikhawatirkan akan menjadi tidak efektif.

“Jadi tujuan kami pisahkan ini agar pemaparan materi yang kita sampaikan akan lebih efektif. Karena, kalau dalam satu ruangan akan menjadi terlalu panjang dan melelahkan, dan tidak efektif. Makanya, sengaja kita bagis sesuai dengan tupoksi,” jelas Kanti.

Adapun dari pelaksanaan di dua ruangan terpisah yang ada di Ciloto Indah Permai, untuk Ketua serta Sekretaris PPK dan PPS pemaparan diberikan di ruang Merapi dengan narasumbernya, Komisioner KPU Kota Bekasi divisi Umum Keuangan dan Logistik, Kanti Prayogo.

“Terkait soal pembahasan untuk Ketua dan Sekretaris PPK-PPS ini, sengaja kita titik beratkan pembahasan Anggaran, keuangan, dan pertanggungjawaban karena, mereka yang nanti akan bersama-sama mengelola semua itu,” ujarnya.

“Jadi sekarang ini aturannya, Ketua dan Sekretaris harus tahu dan menerima laporan terkait anggaran yang diterima khususnya, untuk honor buat PPK dan PPS. serta alokasi anggarannya. Kalau sebelumnya, kan hanya sekretarisnya saja yang mengelola,” jelas Kanti. “Dengan begini diharapkan tidak akan terjadi kesalahpahaman dan masalah terkait hal ini,” tambah Kanti.  

Sementara untuk pemaparan materi untuk anggota PPK dan PPS soal Tata kerja, tahapan dan mekanismi tahapan pilkada narasumbernya yakni, Ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi, Komisioner Divisi Perencanaan dan Data Syafruddin, dan Komisioner Divisi Hukum Yayah Nahdiyah.

“Kami harapkan setelah kegiatan pemaparan ini selesai, mereka langsung melakukan rapat lagi untuk saling koordinasi dari hasil pemaparan materi yang telah didapatkan, serta mereka pun bisa bekerja sebagai satu tim yang solid untuk menjalankan semua tahapan Pilkada nantinya,” tandas Kanti. (TIM)

 

 

Read more...

Dana Pilkada Kota Bekasi Harus Turun Tepat Waktu


Di awal 2018 mendatang, rangkaian agenda pemilihan kepala daerah (Pilkada) jadi tugas berat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi. Karena itu, KPU Kota Bekasi berharap anggaran Pilkada Kota Bekasi tahun depan bisa turun tepat waktu.

Komisioner KPU Kota Bekasi Syafrudin menyampaikan, dua agenda krusial dalam tahapan pilkada kota bekasi, yaitu pencalonan dan pemutakhiran data pemilih. Dalam tahapan pencalonan, diperlukan persiapan penerimaan berkas calon.

“Verifikasi berkas data calon akan dilakukan sesuai tahapan,” ujar Syafrudin.

Syafrudin menjelaskan, mulai Januari mendatang KPU Kota Bekasi sudah menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Satu orang PPDP akan ditugaskan untuk bekerja di satu Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Honornya bersumber dari anggaran Pilkada Kota Bekasi,” jelas dia.

Satu orang PPDP, kata Syafrudin rencanannya mendapatkan honor sekitar Rp800 ribu perbulan. Di Kota Bekasi rencanannya ada sekitar 3.030 titik TPS tersebar di 12 kecamatan. Tahapan Pemutakhiran Data dan Daftar Pemilih di mulai sejak awal Januari 2018.

Oleh karena itu, Ia berharap, anggaran Pilkada Kota Bekasi pada awal tahun diharapkan tidak tekendala apapun. Tujuannya, agar kinerja PPDP diharapkan pula secara maksimal dan bekerja sesuai prosedur.(Tim)

Read more...

Perkuat Wawasan PPK Dan PPS Lewat Raker

Cianjur- Ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi menyampaikan, apabila kegiatan Raker Pembekalan PPK dan PPS se-Kota Bekasi sangat penting, demi terlaksananya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, serta Walikota dan Wakil Walikota Bekasi 2018.

Menurutnya, Raker yang berlangsung selama dua hari ini di Ciloto Indah Permai, Puncak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada Minggu dan Senin, 12-13 November 2017, dilakukan dalam rangka persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Walikota dan Wakil Walikota Bekasi 2018.

"Raker pembekalan PPK dan PPS sangat penting sebab, bertujuan untuk memberi tambahan pemahaman terkait tata kerja dan uraian kerja yang akan dilakukan dalan tugas dan fungsinya pada setiap tahapan-tahapan Pilkada nanti," kata Ucu saat Pembukaan Raker Pembekalan PPK dan PPS di Ciloto, pada Minggu (12/11) malam.

Lebih lanjut, diakui Ucu, sangat penting kegiatan ini juga lantaran, Tahun ini dirinya melihat mayoritas para PPK dan PPS hampir mayoritas diikuti oleh muka-muka baru, dan baru pertama kali menjadi PPK dan PPS dalam penyelengaraan Pemilu atau Pilkada, serta mungkin sisanya ada yang sbelumnya jadi PPS, sekarang jadi PPK.

"Saya melihat dari PPK dan PPS sekarang, memang ada yang pernah tapi hampir mayoritas muka-muka baru tahun ini. Dan dalam proses Pemilu atau Pilkada tahun ini juga, ada hal baru dari aturannya. Jadi perlu disampaikan agar nantinya, saat pelaksanaan tahapan-tahapannya mereka tahu tugas dan fungsinya," jelas Ucu.

 

Lagipula, kata Ucu, sesuai peraturan KPU no 3 tahun 2015 hal ini menjadi kewajiban sebagai  penyelenggara Pilkada untuk memberikan pembekalan kepada seluruh petugas pelaksana/penyelenggara Pilkada, sampai dengan petugas KPPS.

 

"Salah satu pembekalan yang dipaparkan kepada para PPK dan PPS soal kode etik dan perilaku. Dan ini menjadi kewajiban buat mereka agar tahu dan paham, serta bisa dijalankan sebaik-baik kala menjalankan tugasnya," ujar Ucu.

 

 

"Berdasarkan pemilu sebelumnya, kami telah mengidentifikasi persoalan dan permasalahan yang sering timbul pada pelaksanaan Pilkada lalu, dan kegiatan ini termasuk KPU dalam memberikan upaya penyelesaiannya, agar tidak kaget saat menjalankan tahapan-tahapannya nanti. Selamat menjalankan Raker, semoga Allah meridhoinya," sambung Ucu. (TIM)

Read more...

PPK Dan PPS Diminta Bekerjasama dengan Baik

Cianjur- Ketua KPU Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi mengingatkan, kepada sebanyak 60 PPK dan 168 PPS, serta Sekel dan sekcam yang akan dilantik sebagai Sekretaris PPK dan PPS, selain ada aturan baru dalam Pemilukada serentak 2018, tugas dan kerja pihak penyelenggara sekarang akan lebih berat dari sebelumnya.

"Saya ingatkan, tugas kita di pemilukada 2018 yang dilaksanakan serentak lebih berat dari sebelumnya karena, kita kerja satu kali tapi, outputnya ada dua yang dihasilkan yakni, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Walikota dan Wakil Walikota Bekasi," kata Ucu saat memberikan sambutan di Raker Pembekalan PPK dan PPS.

Adapun dengan kondisi sekarang ini, Ucu menginginkan, ada hubungan harmonis dan terjalin kerjasama yang baik bagi setiap PPK dan PPS. Karena dari pengalaman sebelumnya, ada daerah yang kurang harmonis sehingga timbulnya kesalahpahaman dan permasalahan dalam pelaksanaannya tersebut.

"Semoga dengan kegiatan ini, kita dapat sekalian meningkatkan hubungan yang harmonis bagi setiap PPK dan PPS, untuk selalu bekerjasama dalam menjalankan tugas dan fungsinya sehingga, dari dua output yang dihasilkan dalam penyelenggaraan Pilkada tahun 2018 berjalan sukses sesuai, tiga prinsip sukses Pemilu," harap Ucu.

"Apapun yang kita dikerjakan dalam setiap tahapan Pilkada nanti, akan terasa lebih ringan kalau dikerjakan secara bersama-sama. Jadi, penting sekali bagi setiap PPK dan PPS menjalin hubungan yang harmonis," tambah Ucu.

 

Selain itu, Ucu menjelaskan, ada salah satu tugas lain dari PPK dan PPS yang wajib dijalankan yakni, melakukan sosialisasi kepada semua pihak, stakeholder maupun masyarakat. Dalam hal ini, Ucu berharap, para PPK dan PPS bisa bekerjasama yang baik dengan semua pihak. 

"Tanpa kerjasama yang baik dengan setiap pihak tidak akan selesai dengan baik. Jangan pernah merasa pede bisa menjalankan atau mengerjakan tugas sendiri. Sekali lagi, penting buat kita menjalin hubungan yang harmonis dan selalu bekerjasama dengan baik oleh semua pihak," jelas Ucu. (TIM)

 

 

Read more...

Anggota PPS dan PPK Jalani Pembekalan

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) Pembekalan kepada 60 PKK dan 168 PPS se-Kota Bekasi. Hal ini dilakukan sebagai upaya suksesnya ajang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2018.

Kegiatan yang berlangsung di Ciloto Indah Permai Resort Hotel, kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat dihelat pada Minggu (12/11) hingga Senin (13/11). Acara ini dibuka oleh Asda 1 bidang Pembinaan Pemerintahan Kota Bekasi, Dinar Faizal Badar yang mewakili Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi Ucu Asmara Sandi, dan para Komisionernya yakni, Kanti Prayogo (Divisi Umum Keuangan dan Logistik), Syafrudin (Divisi Perencanaan dan Data), Yayah Nahdiyah (Divisi Hukum Yayah Nahdiyah), dan Nurul Sumarheni (Divisi SDM dan Permas).

Dalam sambutannya Dinar berharap, para peserta raker pembekalan PPK dan PPS dapat menjalankan kegiatan ini dengan baik. Agar para anggota PPK dan PPS bisa memperoleh ilmu yang bermanfaat guna menjalankan tugasnya dalam setiap tahapan-tahapan Pilkada serentak 2018 mendatang.

“Kalau aturan pasti baku tapi mungkin sekarang ada perubahan. Jadi kami berharap, pelajari dan pahami dan kuasai aturannya. Selain itu harus tahu tugas dan fungsinya, biar nanti bisa menjalankan tugas sesuai tugasnya, dan kewenangannya saja,” kata Dinar saat memberikan sambutan, Minggu (12/11).

Menurut Dinar, suksesnya Pilkada serentak 2017 sama-sama diketahui ada tiga prinsipnya. Di antaranya adalah sukses hasilnya, sukses penyelenggaraan, dan sukses administrasinya. Hal ini bisa tercapai tergantung dari tugas dari pihak penyelengaranya dalam hal ini, KPU Kota Bekasi dan yang ada ditempat ini.

Lebih lanjut, Dinar mengucapkan selamat bertugas kepada pihak penyelenggara dan peserta raker pembekalan PPK dan PPS. Ia pun berterimakasih karena rela ikhlas untuk ikut menyukseskan Pilgub dan Pilkada Kota Bekasi 2018.

“Dengan mengucap Bismilah dan mengharapkan ridho Allah swt, kegiatan Raker Pembekalan PPK dan PPS resmi saya buka. Selamat buat bapak-bapak, Ibu-ibu ikut rapat kerja tetap semangat dan semoga Jawa Barat dan Kota Bekasi, bisa mendapatkan pemimpin yang sebaik-baiknya,” tutup Dinar. (Tim)

Read more...

Sekel dan Sekcam Bakal Sebagai Sekretaris PPK/ PPS

Bogor- Rapat Kerja (Raker) Pembekalan guna persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur JAwa Barat, serta Walikota dan Wakil Walikota Bekasi tahun 2018, oleh KPU Kota Bekasi selama dua hari tak cuma diikuti PPK dan PPS se- Kota Bekasi. Tapi juga, diikuti oleh Seketraris kelurahan (sekel)  dan Seketraris kecamtan (sekcam) se- Kota Bekasi.

 

Mereka  yang mengikuti kegiatan Raker Pembekalan PPK dan PPS di Ciloto Indah Permai Resort Hotel, kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, pada Minggu dan Senin 12-13 November 2017 itu, berdasarkan jumlahnya ada sebanyak 72 orang.

 

Namun demikian, diketahui ada satu orang absen dalam kegiatan ini saat Asda 1 Dinar Faizal badar mengabsen satu persatu orang yang hadir di lokasi yakni, Sekcam dari Kecamatan Bekasi Barat karena alasan sedang berada di luar kota.

 

Terkait keterlibatan para Sekkel dan Sekcam se- Kota Bekasi, Komisioner KPU Divisi Umum Keuangan dan Logistik Kanti Prayogo menjelaskan, para pejabat pemerintahan yang diikutsertakan dalam raker pembekalan ini karena, nantinya mereka akan dilantik sebagai Sekretaris PPK dan PPS.

 

“Sampai saat ini sekretaris PPK dan PPS belum ada. Dan rencana kami,, SekeSekel dan Sekcam Bakal  Sebagai Sekretaris PPK/ PPS

 

Bogor- Rapat Kerja (Raker) Pembekalan guna persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur JAwa Barat, serta Walikota dan Wakil Walikota Bekasi tahun 2018, oleh KPU Kota Bekasi selama dua hari tak cuma diikuti PPK dan PPS se- Kota Bekasi. Tapi juga, diikuti oleh Seketraris kelurahan (sekel)  dan Seketraris kecamtan (sekcam) se- Kota Bekasi.

 

Mereka  yang mengikuti kegiatan Raker Pembekalan PPK dan PPS di Ciloto Indah Permai Resort Hotel, kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, pada Minggu dan Senin 12-13 November 2017 itu, berdasarkan jumlahnya ada sebanyak 72 orang.

 

Namun demikian, diketahui ada satu orang absen dalam kegiatan ini saat Asda 1 Dinar Faizal badar mengabsen satu persatu orang yang hadir di lokasi yakni, Sekcam dari Kecamatan Bekasi Barat karena alasan sedang berada di luar kota.

 

Terkait keterlibatan para Sekkel dan Sekcam se- Kota Bekasi, Komisioner KPU Divisi Umum Keuangan dan Logistik Kanti Prayogo menjelaskan, para pejabat pemerintahan yang diikutsertakan dalam raker pembekalan ini karena, nantinya mereka akan dilantik sebagai Sekretaris PPK dan PPS.

 

“Sampai saat ini sekretaris PPK dan PPS belum ada. Dan rencana kami,, Sekel dan Sekcam yang nantinya akan menjadi Sekretaris PPK dan PPS, sehingga mereka pun perlu ikut dalam acara raker kali ini. Cuma memang saat ini mereka belum dilantik,,” jelas Kanti di Ciloto Indah Permai, Minggu (12/11) malam.

 

Menurut Kanti, akan ada tiga orang yang bakal bertugas sebagai secretariat PPK dan PPS di setiap Kecamatan dan Kelurahan se-kota Bekasi. Dan saat ini salah satunya, akan dilantik para Sekel dan Sekcam, sementara dua orang lainnya akan segera menyusul.

 

“Untuk posisi sekretaris PPK dan PPS memang meski dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), atau  Aparatur Sipil Negara (ASN). Nah nantinya, dua orang lagi akan segera dicari dan secepatnya juga akan dilantik. Jadi perlu disampaikan, untuk Sekretaris PPK nanti SKnya dari Walikota, sedangkan Sekretaris PPS cukup dari SK Lurahnya, biar mudah,” ungkap Kanti. (TIM)l dan Sekcam yang nantinya akan menjadi Sekretaris PPK dan PPS, sehingga mereka pun perlu ikut dalam acara raker kali ini. Cuma memang saat ini mereka belum dilantik,,” jelas Kanti di Ciloto Indah Permai, Minggu (12/11) malam.

 

Menurut Kanti, akan ada tiga orang yang bakal bertugas sebagai secretariat PPK dan PPS di setiap Kecamatan dan Kelurahan se-kota Bekasi. Dan saat ini salah satunya, akan dilantik para Sekel dan Sekcam, sementara dua orang lainnya akan segera menyusul.

 

“Untuk posisi sekretaris PPK dan PPS memang meski dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), atau  Aparatur Sipil Negara (ASN). Nah nantinya, dua orang lagi akan segera dicari dan secepatnya juga akan dilantik. Jadi perlu disampaikan, untuk Sekretaris PPK nanti SKnya dari Walikota, sedangkan Sekretaris PPS cukup dari SK Lurahnya, biar mudah,” ungkap Kanti. (TIM)

Read more...

KPU Kota Bekasi Gelar Rapat Kerja Pembekalan Kepada 60 PPK Dan 168 PPS Selama Dua Hari Di Puncak Bogor

Bogor- Demi suksesnya Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur JAwa Barat, serta Walikota dan Wakil Walikota Bekasi tahun 2018, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi menggelar Rapat Kerja (Raker) Pembekalan kepada 60 PKK dan 168 PPS se-Kota Bekasi.

 

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari di Ciloto Indah Permai Resort Hotel, kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, pada Minggu dan Senin 12-13 November 2017, dibuka oleh Asda 1 bidang Pembinaan Pemerintahan Kota Bekasi, Dinar Faizal Badar yang mewakili Walikota Bekasi, Rahmat Effendi.

 

Dan pembukaan itu pun dihadiri juga oleh Ketua KPU Ucu Asmara Sandi dan para Komisionernya yakni, Kanti Prayogo (Divisi Umum Keuangan dan Logistik), Syafrudin (Divisi Perencanaan dan Data), Yayah Nahdiyah (Divisi Hukum Yayah Nahdiyah), dan Nurul Sumarheni (Divisi SDM dan Permas).

 

Dalam sambutannya Dinar berharap, para peserta raker pembekalan PPK dan PPS dapat menjalankan kegiatan ini dengan baik, agar memperoleh ilmu yang bermanfaat guna menjalankan tugasnya dalam setiap tahapan-tahapan Pilkada serentak 2018 mendatang.

 

“Kalau aturan pasti baku tapi mungkin sekarang ada perubahan. Jadi kami berharap, pelajari dan pahami dan kuasai aturannya. Selain itu harus tahu tugas dan fungsinya, biar nanti bisa menjalankan tugas sesuai tugasnya, dan kewenangannya saja,” kata Dinar saat memberikan sambutan, Minggu (12/11).

 

Menurut Dinar, suksesnya Pilkada serentak 2017 sama-sama diketahui ada tiga prinsipnya yakni, sukses hasilnya, sukses penyelenggaraan, dan sukses administrasinya. Dan hal ini bisa tercapai tergantung dari tugas dari pihak penyelengaranya dalam hal ini, KPU Kota Bekasi dan yang ada ditempat ini.

 

Lebih lanjut, Dinar mengucapkan selamat bertugas kepada pihak penyelenggara dan peserta raker pembekalan PPK dan PPS. Dan terima kasih juga karena rela ikhlas mengabdikan dalam membagi waktu sehari-harinya, untuk ikut sukseskan pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Walikota dan Wakil Walikota 2018.

 

“Dengan mengucap Bismilah dan mengharapkan ridho Allah swt, kegiatan Raker Pembekalan PPK dan PPS resmi saya buka. Selamat buat bapak-bapak, Ibu-ibu ikut rapat kerja tetap semangat dan semoga Jawa Barat dan Kota Bekasi, bisa mendapatkan pemimpin yang sebaik-baiknya,” tutup Dinar. (TIM)

Read more...
Subscribe to this RSS feed
Info for bonus Review William Hill here.