Menu

KPU Pastikan Suket Tidak Dipalsukan

KPU Pastikan Suket Tidak Dipalsukan

BEKASI TIMUR - Sebagai syarat mencoblos pada pesta demokrasi lima tahunan, baik dalam Pemilihan Walikota-Wakil Walikota dan Gubernur-Wakil Gubernur Jawa Barat 2018, masyarakat Kota Bekasi diwajibkan mempunyai Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan (Suket) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Salah seorang warga Taman Wisma Asri RT 06/014, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara Ade Sofyan mengatakan jika Suket pengganti e-KTP sebagai syarat pemilih sangat rentan di palsukan."Itu bahaya kalau suket bisa masuk sebagai syarat pemilih, karena rentan di palsukan," katanya, Senin (16/4).

Dengan begitu, ia mengatakan jika Pilkada tahun 2018 ini sangat rentan di susupi pemilih siluman (pemilih luar daerah) yang masuk ke kabupaten/kota tak terkecuali di Bekasi."Bisa saja suket di scanning oleh orang-orang luar daerah yang merupakan simpatisan partai pendukung pasangan calon. Ini bahaya, jangan sampai nanti di Kota Bekasi seperti itu," katanya.

Sementara itu, KPU Kota Bekasi yakin suket pengganti e-KTP tidak mudah dipalsukan. Suket bisa digunakan sebagai syarat memilih dalam Pilkada 2018 meski dikhawatirkan rentan dipalsukan."Rentan dipalsukan, tapi kan sampai sekarang tidak ada temuan suket palsu," kata Komisioner KPU Divisi Perencanaan dan Data, Syafrudin.

Ia menuturkan, meski menggunakan suket, para pengguna tetap harus melalui prosedur perekaman e-KTP. Menurutnya, mekanisme pembuatan suket sama dengan e-KTP. "Jangan dibayangkan secarik kertas asal-asalan," tuturnya.

Syafrudin menjelaskan, suket yang dimaksud dalam Undang Undang Pilkada adalah suket yang diperoleh melalui mekanisme perekaman e-KTP yang telah ditentukan. 

Untuk mendapat suket masyarakat tetap harus datang ke kantor kelurahan untuk di foto dan pengambilan sidik jari. "Tetapi mungkin setelah perekaman ada kendala teknis seperti tidak ada blanko, dan masalah lainnya," jelas Syafrudin.

Ia optimistis masyarakat bisa memperoleh hak politik sebagaimana mestinya. Dalam rapat konsultasi dengan pemerintah, Dinas Kependudukan dan Catata  Sipil menyatakan akan meningkatkan pelayanan dalam membuat e-KTP dan suket. (Tim)

back to top
Info for bonus Review William Hill here.