Menu

Paslon Berpolitik Uang Bakal Dipidanakan

Paslon Berpolitik Uang Bakal Dipidanakan

BEKASI SELATAN -Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi dan panitia Pengawas Pemilu (Panswaslu) Kota Bekasi, selalu mengingatkan agar tim sukses pasangan calon tidak melakukan praktik money politik atau politik uang.

 

Bagi tim sukses pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi yang terbukti menjadi pelaku utama menyuburkan politik uang akan juga dijerat hukuman."Yang lakukan timses politik uang, tapi paslon terbukti tidak, bukan berarti akan tetap bebas hukum. Si timses juga kena jerat hukum," kata Ketua Panwaslu Kota Bekasi, Novita Ulya Hastuti.

 

Menurut Undang-undang Pilkada, setiap paslon dilarang keras memberi uang atau barang kepada pemilih untuk tujuan bisa mendapat dukungan."Timses yang lakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi pidana kurungan dan deda uang. Kalau tidak melibatkan paslon tentu saja tidak dicoret dari pencalonan," ujar Novita.

 

Biasanya, ungkap Novita, kegiatan politik uang itu bergerak mendekati pemungutan suara. Dilakukan di saat sepi sunyi atau detik-detik pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

 

"Ada serangan malam, serangan pagi pas mau ke TPS. Digerakkan sama timses. Ini yang harus dihindari, kalau tidak mau kena hukuman pidana," tegasnya.

Sebelumnya, Panwaslu Kota Bekasi bersama elemen masyarakat lainnya telah melakukan deklarasi anti politik uang dan kampanye kotor yang mengumbar isu Suku Agama Ras dan Antargolongan (SARA) belum lama ini. (Tim)

 

back to top
Info for bonus Review William Hill here.