Menu

KPU Gelar Bimtek Mutarlih untuk PPK

KPU Gelar Bimtek Mutarlih untuk PPK

BEKASI-KPU Kota Bekasi menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pemutakhiran data pemilih (Mutarlih) untuk Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Bimtek ini adalah seputar permasalahan penyusunan data pemilih hasil pemutakhiran menjadi Daftar Pemilih Sementara (DPS) di Hotel Santika Mega Hypermall Bekasi, Bekasi Selatan, Sabtu (3/2).

Ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi mengatakan dalam kegiatan bimtek kali ini memang ditujukan agar para PPK diperkenankan untuk memberikan penyampaian kesulitan di lapangan. Masalah yang paling utama adalah dalam melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) tahap pertama oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP).

"Hasilnya di 12 Kecamatan Kota Bekasi masih ditemukan permasalahan, dan disini lah kita berikan mereka arahan untuk melakukan revisi kembali," kata Ucu, Sabtu (3/2).

Menurut Ucu, kebanyakan permasalahan yang ditemukan sama seerti masalah lainnya di kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak 27 Juni 2018. Di antaranya adalah kendala saat melakukan coklit ke rumah-rumah warga. Namun, warga yang ingin di coklit kerap tidak ada di rumah. Usulannya adalah mereka dapat meningkatkan koordinasi dengan pihak RT/RW setempat.

"Ada juga pemilih ganda, dan itu akan kita koordinasikan dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disukcasip) Kota Bekasi," ujar dia.

Selain itu, lanjut Ucu, PPK juga menemukan kendala tertukarnya Tempat Pemungutan Suara (TPS). Saat ini juga terjadi penyusutan jumlah pemilih.

"Banyak warga yang sudah tidak tinggal di Kota Bekasi, tetapi datanya masih ada sehingga terjadi penyusutan sekitar 200-800 orang di wilayah tertentu," katanya.

Selain itu, Ucu juga mendapati keluhan PPK dari PPDP adalah kekurangan formulir A.A.1 KWK dan A.A.2 KWK.

"Hal ini ada di bagian logistik. Karena memang jumlah formulir terbatas sehingga kami harus membagi dengan rata, jumlah penduduk tinggi berada di Bekasi Utara, Medan Satria dan Bekasi Timur," pungkasnya. (Tim)

back to top
Info for bonus Review William Hill here.