Menu

Perekrutan Relawan Demokrasi Berasal Dari Berbagai Golongan

Perekrutan Relawan Demokrasi Berasal Dari Berbagai Golongan

BEKASI-Jelang ajang pemilihan kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi segera membentuk relawan demokrasi. Relawan tersebut akan direkrut dari berbagai golongan.

Komisioner KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheni menyampaikan, pihaknya akan segera membuka pendaftaran bagi 25 calon relawan demokrasi. Pendaftaran rencana akan dibuka apda pertengahan Februari mendatang.

“Syaratnya adalah selama hak politiknya tidak dicabut semua boleh mendaftar,” ungkap Nurul, Rabu (3/12).

Menurut Nurul, perekrutan relawan demokrasi akan diambil dari beberapa kelompok. Di antaranya pegiat agama, penyandang disabilitas, kelompok pemilih pemula dan kaum marjinal. Untuk kaum marjinal, pihaknya pempersilahkan golongan apapun termasuk komunitas gay untuk mendaftar. Asalkan yang bersangkutan masih mempercayai sistem demokrasi.

“Terlebih lagi, keterlibaan komunitas gay ini juga sudah mendapatkan dukungan dari KPU pusat,” kata Nurul.

Saat Pemilu Presiden 2014 lalu, kata dia, ada satu orang relawan demokrasi yang berasal dari komunitas gay. Kota Bekasi menjadi satu-satunya di Jawa Barat yang memiliki relawan dari kaum gay.

Menurutnya, kaum gay lebih condong bersikap apatis terhadap penyelenggaraan pesta demokrasi. Sebab, mereka merasa siapapun pemimpinnya tidak akan mampu mewujudkan haknya sebagai anak bangsa.

"Target kami meningkatkan partisipasi pemilih dengan menggiatkan banyak sosialisasi untuk meminimalisir apatisme mereka," katanya.

Dia menargetkan jumlah tersebut bisa bertambah pada pilkada serentak kali ini. Pemilihan yang bersamaan membutuhkan energi lebih banyak untuk melakukan sosialisasi.

"Apalagi untuk kaum gay sendiri selama ini tidak tertata dengan baik. Maka dari itu kami berharap tingkat partisipasinya juga meningkat jika ada penambahan pada relawan demokrasi," tandasnya. (Tim)

back to top
Info for bonus Review William Hill here.