Menu

PPDP Diminta Dari Wilayah Tempat Tinggal

PPDP Diminta Dari Wilayah Tempat Tinggal

BEKASI SELATAN - KPU Kota Bekasi meminta agar Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) nanti berasal dari masing-masing wilayah. Misalnya dari unsur kader Posyandu ataupun unsur kepemudaan.

Hal ini disampaikan Komisioner KPU Kota Bekasi, Syafruddin, pada kesempatan rapat koordinasi dengan berbagai instansi dalam penyelenggaran Pilkada serentak Tahun 2018, Senin (4/12/2017) di Rumah Makan Margajaya, Bekasi Selatan.

"Kader Posyandu atau unsur kepemudaan seperti Karang Taruna itu sudah memahami betul wilayahnya, karena itu pembentukan PPDP anggotanya bisa diambil dari sana oleh PPS (Panitia Pemungutan Suara)," kata Syafruddin.

KPU Kota Bekasi, saat ini, juga tengah konsen memvalidasi jumlah pemilih di tempat hunian vertikal. Contohnya saja, rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) maupun apartemen.

"Nah, nanti PPDP, PPS dan PPK (Panitia Pemiliham Kecamatan) bisa langsung bekerjasama dengan kepolisian jika sulit masuk mendata ke apartemen. Kami juga nantin akan menggelar Bimtek (Bimbingan Teknis) kepada anggota PPS dan PPK supaya dalam Pilkada serentak Tahun 2018 ini dapat berjalan lebih effisien, karena pada pemiilihan per RW ini ada ketelitian lebih oleh teman-teman PPS," papar dia.

Syafruddin melanjutkan, Pekerjaan Rumah (PR) bagi PPK Rawalumbu saat ini adalah berada di Perumahan Kemang Pratama. Soalnya, disana petugas kesulitan untuk mengakses rumah warga.

Dia mengingatkan bagi warga luar Kota Bekasi yang ingin menggunakan hak pilihnya untuk Pilgub Jawa Barat dapat menyerahkan formulir A5 kepada PPS di wilayahnya masing-masing.

"Paling lambat adalah 30 hari sebelum pencoblosan. Formulir A5 itu harus sudah ada di PPS wilayah setempat, jika tidak itu pasti tak diterima oleh PPS. Namun, jika ada PPS yang masih menerima itu akan kita berikan sanksi," tegasnya. (Tim)

 

 

back to top
Info for bonus Review William Hill here.