Menu

Ini Lho Yang Tidak Boleh Digunakan Saksi di TPS

Ini Lho Yang Tidak Boleh Digunakan Saksi di TPS

BEKASI TIMUR – Saksi pasangan calon (paslon), dilarang menggunakan atribut partai atau simbol-simbol Paslon saat pemungutan suara pada 27 Juni 2018n mendatang.Larangan tersebut berlaku baik di dalam maupun di luar tempat pemungutan suara (TPS).

“Hari pemungutan suara tidak boleh ada kegiatan maupun simbol-simbol pasangan calon, juga alat-alat peraga kampanye di sekitar TPS, apa lagi di dalam TPS,” kata ketua KPU Kota Bekasi, Ucu Asmara Sandi.

Ia menyebutkan simbol-simbol tersebut selain nomor urut dan alat peraga berkaitan dengan kontestan paslon peserta Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi termasuk fotonya.

“Yang dimaksud dengan simbol-simbol kampanye itu nomor urut, foto pasangan calon maupun jargon-jargon politik,” ujar Ucu.

Menurutnya,  pemilih juga saksi yang memakai atribut pasangan calon di TPS dikhawatirkan akan menggangu pilihan pemilih.“Pemilih, Saksi luar maupun saksi dalam tidak dibenarkan memakai atribut pasangan calon,” katanya.

Jika ditemukan, pihak penyelenggara wajib memberi teguran kepada saksi. Jika saksi memakai baju partai atau baju pasangan, saksi tersebut wajib pulang dan boleh kembali ke TPS setelah mengganti baju.“Sementara atribut lain seperti topi juga wajib dilepas,” tegasnya.

Bukan hanya seragam partai, saksi yang memakai baju olahraga bernomor 1 dan 2 dan lainnya juga tidak diperbolehkan.“Memakai baju bola yang ada angka 1 dan 2, itu juga tidak boleh. Apalagi memberikan isyarat dengan tangan kepada pemilih,” jelasnya.

Larangan itu, kata Ucu, mengacu kepada undang-undang yang telah ditetapkan.Selain itu, saksi dalam wajib ada surat mandat. Saksi dalam dan luar juga wajib mematuhi peraturan yang diterapkan pihak penyelenggara.“Tanpa surat mandat, saksi tidak diperbolehkan masuk di TPS,” tandasnya. (kub/gob/tim)

 

 

back to top
Info for bonus Review William Hill here.