Menu

Meningkatkan Partisipasi Pemilih Menjadi Tantangan KPU

Meningkatkan Partisipasi Pemilih Menjadi Tantangan KPU

BEKASI TIMUR - Meningkatkan jumlah partisipasi pemilih merupakan tugas berat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi. Apalagi pada Pilkada 2013 kemarin, jumlah partisipasi pemilih hanya berkisar 48 persen.

Ketua KPU Jawa Barat Yayat Hidayat mengungkapkan, pelaksanaan Pilkada di Kota Bekasi selalu terkenal dengan minimnya jumlah partisipasi pemilih. Karena itu Ia berharap dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2018 ini bisa meningkat.

“Mudah-mudahan, dalam pelaksanaan Pilkada 2018 ini bisa meningkat. Kita pun terus berusaha untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih massif,” kata Yayat, ketika menghadiri peresmian Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi, Kamis (16/11).

Menurut Yayat, minimnya jumlah partisipasi pemilih seperti ini memang selalu identik di setiap masyarakat perkotaan. Sosialisasi menggunakan media sosial adalah salah satu upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

“Untuk tahapan Pilkada tahun 2018 ini, sosialisasi yang kami lakukan sekarang akan lebih konsen dalam penggunaan media sosial. Tujuannya, untuk menyasar pemilih muda yang saat ini banyak digunakan oleh mereka,” tandasnya.

Sementara itu, komisioner KPU Kota Bekasi  Yayah Nahdiyah mengatakan, salah satu upaya meningkatkan partisipasi pemilih yakni dengan melakukan sosialisasi ke pemilih pemula,”Sejak setahun lalu kami sudah melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula,”katanya.

Dia menyadari, menjadi tantangan KPU Kota Bekasi untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilukada serentak 2018 nanti. Terlebih, KPU RI menargetkan partisipasi pemilih pada Pemilukada mendatang sbesar 75 persen.

Namun dia merasa optimis jika partisipasi pemilih tahun ini bakal meningkat,”Harus optimis. Kami juga gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat, pemilih pemula dan sejumlah elemen masyarakat lainnya,”terangnya.

Menurutnya, meningkatkan partisipasi pemilih tidak hanya menjadi tugas KPU Kota Bekasi saja, namun peran serta elemen masyarakat khususnya Partai Politik.”Bagaimana Parpol melakukan pendidikan politik dan mencetak kader terbaik. Jadi dibutuhkan kerja sama,”tandasnya. (Tim)

back to top
Info for bonus Review William Hill here.